Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 29 Jan 2026 15:03 WIB ·

Black Box ATR 42-500 PK-THT Berhasil Diunduh KNKT


Black Box ATR 42-500 PK-THT Berhasil Diunduh KNKT Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berhasil mengunduh data Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR) dari pesawat udara ATR 42-500 registrasi PK-THT yang mengalami kecelakaan pada 17 Januari 2026. Data awal menunjukkan rekaman 171 jam pengoperasian pesawat dengan lebih dari 180 parameter penerbangan, serta rekaman audio kokpit selama sekitar dua jam.

Pelaksana Tugas Ketua Subkomite IX Penerbangan KNKT Henry Poerborianto menyampaikan, proses pengunduhan (readout) black box telah selesai dan seluruh data kini memasuki tahap verifikasi serta analisis teknis lanjutan.

“FDR berhasil kami unduh dan memuat data pengoperasian pesawat selama 171 jam dengan lebih dari 180 parameter. Sementara CVR merekam sekitar dua jam percakapan di dalam kokpit,” ujar Henry dalam media rilis KNKT di Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Berdasarkan hasil awal, FDR dan CVR merekam seluruh fase penerbangan pesawat ATR 42-500 yang terbang dengan rute Yogyakarta–Makassar. Namun demikian, KNKT menegaskan bahwa belum dapat menyampaikan kesimpulan atau temuan awal, karena seluruh data masih dalam proses analisis mendalam oleh tim investigator.

“Data yang berhasil diunduh masih kami verifikasi dan analisis. Saat ini belum dapat kami sampaikan isi maupun indikasi penyebab kecelakaan,” jelas Henry.

Tak hanya itu, pembaruan investigasi ATR 42-500, KNKT juga menyampaikan perkembangan penanganan kecelakaan pesawat Cessna 208 yang terjadi di Nabire. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. KNKT telah mengirimkan dua investigator ke lokasi untuk melakukan verifikasi lapangan dan pengumpulan data pendukung.

KNKT menegaskan komitmennya untuk melakukan investigasi secara independen dan profesional, dengan tujuan utama mencegah kecelakaan serupa melalui rekomendasi keselamatan berbasis temuan teknis.(Agus).

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pengamat : Polemik Ijazah Jokowi Biarkan Berlalu, Jangan Jadi Mesin Kegaduhan

18 April 2026 - 20:26 WIB

Dukung Prabowo Fokuskan MBG Untuk Anak Kurang Gizi dan Keluarga Tak Mampu, Ketua Umum APKLI-P Desak KPK Periksa Dugaan Korupsi BGN

18 April 2026 - 20:09 WIB

Komdigi Pastikan PP Tunas untuk Lindungi Anak dari Risiko Digital

17 April 2026 - 12:14 WIB

Salak Heritage Club Sambangi MPR RI, Bahas Pelestarian Sejarah

16 April 2026 - 12:11 WIB

Waspada Penipuan, Dirlantas Polri Pastikan Pemutihan Pajak Motor 2026 Gratis Hoaks

16 April 2026 - 11:54 WIB

Jatuh Korban Jiwa di Proyek Karian Dam-Serpong Water, BCW : Usut Tuntas

15 April 2026 - 12:51 WIB

Trending di Nasional