PANDEGLANG | Harian Merdeka
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pandeglang 2025-2029 di Gedung PKPRI, Rabu (7/5/2025). Acara ini digelar untuk menyelaraskan visi-misi pemerintahan dengan rencana pembangunan lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Bupati Dewi Setiani memaparkan visi “Pandeglang Maju melalui Infrastruktur Mantap, Pertumbuhan Ekonomi, dan Keluarga Sejahtera”, dengan empat misi utama:
1. Infrastruktur Dasar – Peningkatan konektivitas, pendidikan, kesehatan, ekonomi unggulan, dan ketahanan bencana.
2. Daya Saing Ekonomi – Penguatan kemandirian fiskal, kemudahan investasi, ekonomi kreatif pemuda, serta kemitraan UMKM pesantren.
3. Kesejahteraan Masyarakat – Penurunan kemiskinan ekstrem dan stunting.
4. Tata Kelola Pemerintahan – Mewujudkan birokrasi profesional dan adaptif.
Kepala Bappeda Pandeglang, Dr. H. Sutoto, menjelaskan bahwa Musrenbang tahun ini digabungkan dengan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. Tujuannya untuk menyepakati program prioritas sekaligus memfinalkan dokumen perencanaan pembangunan.
“Delapan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati akan menjadi rencana aksi seluruh OPD, tertuang dalam RPJMD, RKPD, hingga Rencana Strategis (Renstra) perangkat daerah,” ujar Sutoto.
8 Program Unggulan yang Akan Digenjot
Berikut program prioritas Pemkab Pandeglang 2025-2029:
1. PETARUNG – Percepatan pembangunan infrastruktur strategis (target: 100% jalan kabupaten mantap).
2. LEMBUR BAGJA – Pengembangan kampung sehat.
3. NGALANGKAH – Desa wajib belajar.
4. PONPES GO – Pemberdayaan UMKM pondok pesantren.
5. KREATIVASI – Pasar produk kreatif, seni, dan budaya.
6. BAKUL – Gerakan konsumsi pangan lokal dan hilirisasi produk unggulan.
7. GASPOL – Pelatihan skill pencari kerja.
8. DIDINGKLIK – Platform digital layanan publik terintegrasi.
“Khusus PETARUNG, baru 62,8% jalan kabupaten yang mantap. Sisanya 37,2% akan jadi prioritas utama hingga 2030, termasuk perbaikan jalan poros desa,” tegas Sutoto.
Musrenbang dihadiri seluruh stakeholder daerah, termasuk SKPD, legislatif, akademisi, dan masyarakat. Dokumen RPJMD akan menjadi panduan resmi pembangunan Pandeglang periode 2025-2029. (hab)







