Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Ekbis · 27 Okt 2023 13:12 WIB ·

Bursa Efek Indonesia Buka CMSE 2023


Bursa Efek Indonesia Buka CMSE 2023 Perbesar

JAKARTA| Harian Merdeka

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka Capital Market and Expo Summit (CMSE) 2023. Gelaran CMSE berlangsung hingga 28 Oktober 2023 mendatang.

“Kami berharap rangkaian acara ini akan lebih banyak mengajak masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal dan bagi perusahaan publik untuk mendapatkan alternatif sumber pendanaan, serta memberikan masyarakat informasi terkini tentang pasar modal yang berguna untuk pengambilan keputusan investasi,” kata Direktur Utama BEI, Iman Rachman dalam Opening Ceremony CMSE 2023 di Gedung Bursa Efek Indonesia, Kamis (26/10/2023).

CMSE 2023 akan diisi dengan rangkaian kegiatan diantaranya, seminar, pameran dari perusahaan sekuritas serta stakeholders pasar modal Indonesia, career center, dan klinik go public, sekaligus berbagai hiburan dan hadiah menarik. CMSE 2023: #AkuInvestorSaham akan diselenggarakan di Main Hall BEI dan terbuka untuk masyarakat umum maupun investor.

Di tempat yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi menyampaikan, tema #AkuInvestorSaham merupakan tema yang tepat karena investor domestik memiliki peran penting sebagai backbone pasar modal dalam negeri. Selain itu, di tengah kondisi ekonomi global yang penuh dengan ketidakpastian, resiliensi pasar modal Indonesia akan terus diuji.

“Kami optimistis mampu menghadapi berbagai tantangan tersebut, utamanya dengan dukungan para pemangku kepentingan di pasar modal, kami percaya mampu mengambil kesempatan untuk tumbuh lebih baik,” tuturnya.

Di tengah tensi gejolak politik dunia, Inarno menyebut dampaknya terhadap perekonomian di Indonesia, yang tak bisa dihindari. Untuk itu, ia meminta para pemangku dan masyarakat bersinergi untuk memperkuat fundamental pasar modal Indonesia.

“Kami mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama meningkatkan sinergi, koordinasi dan kolaborasi yang membangun resiliensi pasar modal Indonesia,” ujar Inarno.(jr/you)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dampak PIK 2: Ratusan Hektar Sawah Rusak, Pekerja Pakuhaji Ngadu ke DPR

10 April 2026 - 11:36 WIB

Prabowo Instruksikan Pembangunan 100 Kampung Nelayan Target Mei 2026 Selesai

8 April 2026 - 16:04 WIB

BPJPH Dorong Disiplin dan Produktivitas Pegawai dalam Skema WFH

7 April 2026 - 16:33 WIB

Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.995 per Dolar AS pada Perdagangan Pagi

6 April 2026 - 11:11 WIB

Usulan WFH Karyawan Swasta Dinilai Dapat Kurangi Konsumsi BBM

2 April 2026 - 15:15 WIB

KKP Siapkan Proyek Tambak Udang Terintegrasi Rp7,2 Triliun di NTT

2 April 2026 - 13:00 WIB

Trending di Ekbis