Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 9 Nov 2025 18:37 WIB ·

Densus 88 Ajak Mahasiswa Poltekkes Aceh Tangkal Paham Radikal


Densus 88 Ajak Mahasiswa Poltekkes Aceh Tangkal Paham Radikal Perbesar

BANDA ACEH | Harian Merdeka

Dalam upaya memperkuat ketahanan ideologi di lingkungan pendidikan tinggi, Tim Pencegahan Satgaswil Aceh Densus 88 Anti Teror Polri menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Pencegahan Paham IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme)” bersama mahasiswa Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Aceh, Jumat (7/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus Poltekkes Kemenkes Aceh ini menghadirkan pemateri dari Densus 88 AT Polri, IPDA Nurul Maulana, S.H., yang memaparkan pentingnya menanamkan semangat nasionalisme dan kewaspadaan terhadap infiltrasi ideologi radikal di lingkungan akademik.

Dalam paparannya, IPDA Nurul Maulana menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang harus menjadi pelopor perdamaian, toleransi, dan persatuan bangsa.
“Radikalisme tidak hanya muncul melalui kekerasan fisik, tetapi juga lewat penyebaran ideologi di ruang digital dan sosial. Mahasiswa harus bijak dalam menyaring informasi serta tidak mudah terpengaruh ajaran yang menyesatkan,” ujarnya.

FGD tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Aceh, antara lain dr. Ns. Dewi Marianti, S.Kep., M.Kep., Sp.Ma selaku Ketua Jurusan; Ainal Mardhiah, SKM., MPH selaku Sekretaris Jurusan; serta Ritawati, A.K., MPH selaku Ketua Program Studi D4 Keperawatan. Para dosen, staf, dan mahasiswa juga tampak antusias mengikuti kegiatan ini.

Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang mengangkat berbagai isu seputar peran tenaga kesehatan dalam membangun masyarakat yang damai dan inklusif. Para peserta diajak memahami bagaimana menjaga semangat kebersamaan serta menolak segala bentuk kekerasan, diskriminasi, dan intoleransi di lingkungan sosial.

Melalui kegiatan tersebut, Tim Pencegahan Satgaswil Aceh Densus 88 berharap tumbuhnya kesadaran ideologis dan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa kesehatan, agar mampu menjadi garda terdepan dalam menolak penyebaran paham IRET di dunia pendidikan.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara Tim Densus 88, jajaran dosen, dan seluruh peserta FGD sebagai simbol komitmen untuk terus menjaga semangat kebangsaan serta memperkuat ketahanan ideologi di lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Abah Elang Soroti Rapor Merah Ketenagakerjaan Satu Tahun Ratu Zakiyah

2 Mei 2026 - 13:19 WIB

Arif Rahman Beri Kursi Roda untuk Warga Lumpuh saat Reses di Pandeglang

2 Mei 2026 - 13:13 WIB

Agus Syarifudin Jadi Ketua Mitra Cai Tarunajaya, Fokus Ketahanan Pangan

1 Mei 2026 - 12:35 WIB

Polres Tangerang Selatan Siap Amankan May Day 2026

1 Mei 2026 - 12:33 WIB

Pasar Gembrong Sukasari Jadi Destinasi Wisata Belanja dan Edukasi Siswa SD

30 April 2026 - 15:56 WIB

Pupuk Kaltim Gandeng Mabes Polri Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan

29 April 2026 - 11:37 WIB

Trending di Daerah