Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Pemerintahan · 29 Agu 2024 11:02 WIB ·

Dewan Pers Desak Pemerintah Belanja Iklan di Media


Dewan Pers Desak Pemerintah Belanja Iklan di Media Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu mendesak pemerintah memprioritaskan belanja iklan di media massa nasional. Itu dilakukan mengingat kondisi industri media di Indonesia yang sangat terpukul akibat disrupsi digital.

“Saya selalu bilang ke pejabat-pejabat, tolong belanja iklan ke media massa, kalau nggak nanti mati,” ujar Ninik pada dalam acara Indonesia Digital Conference (IDC) 2024, dikutip liputan6 com di Jakarta, Rabu (28/8).

Ia menekankan, hanya media dan insan pers yang dapat menjamin akurasi informasi. Beda  berbeda dengan buzzer, YouTuber, dan influencer.

Ninik juga menggarisbawahi bahwa kepercayaan masyarakat terhadap media masih tinggi, seperti yang terungkap dalam riset AJI dan PR2MEDIA yang menunjukkan bahwa lebih dari 70% masyarakat Indonesia percaya informasi dari media.

“Dalam kondisi seperti ini, media perlu mendapat dukungan dari semua pihak agar bisa selamat dari tantangan disrupsi teknologi,” tegas Ninik.

Lebih lanjut Ninik mengutarakan dukungan pemerintah terhadap keberlanjutan media massa dapat diwujudkan melalui kebijakan yang mendorong belanja iklan diutamakan kepada media nasional.

Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Molly Prabawaty, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung keberlanjutan media melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 32 Tahun 2024 tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas atau Perpres Publisher Rights.

“Perpres ini sebagai kebijakan afirmatif dan komitmen pemerintah dalam menciptakan fair play bagi pelaku industri nasional dari perspektif bisnis,” ujar Molly.

Ia berharap, Perpres itu dapat menciptakan hubungan yang adil dan memastikan media ta tergerus disrupsi digital.

Di ketahui, IDC 2024 diselenggarakan oleh Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI). Kegiatan ini digelar sebagai ajang berdiskusi dan mencari solusi dalam menghadapi tantangan disrupsi digital. Acara berlangsung selama dua hari, 28-29 Agustus 2024, di Hotel Santika Premiere Slipi, Jakarta. (jr)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketua DPRD Serang Evaluasi Kinerja OPD Terkait Sengkarut TPT dan SiLPA Rp125 Miliar

21 Juni 2026 - 21:51 WIB

Pemkot Bontang dan Pupuk Kaltim Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Pekerja Konstruksi

18 Juni 2026 - 10:02 WIB

Amankan Aset Umat, Menteri ATR Bagikan 243 Sertipikat Wakaf Di Jateng

17 Juni 2026 - 15:45 WIB

Bahlil Tegaskan Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Bakal Naik Tahun Ini

17 Juni 2026 - 14:20 WIB

Pagu Anggaran 2027 Disetujui DPR, Kemenpora Fokus Jalankan Program Prioritas

17 Juni 2026 - 14:14 WIB

Bukan Orang Baru di DPRD, Pengalaman Jadi Modal Utama Sekwan Subhan

15 Juni 2026 - 14:16 WIB

Trending di Pemerintahan