Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Ekbis · 12 Nov 2025 11:14 WIB ·

Ekonomi Global Bergejolak, UMKM Indonesia Semakin Tangguh


Ekonomi Global Bergejolak, UMKM Indonesia Semakin Tangguh Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Di tengah gejolak perekonomian global, pelaku UMKM Indonesia justru survive, bahkan menunjukkan ketangguhan luar biasa. Mereka tak hanya mampu menjalani roda usaha, tapi juga mampu memperluas area pemasaran hingga internasional.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa UMKM Indonesia tidak sekadar menjadi tulang punggung ekonomi nasional, tetapi juga duta kekuatan ekonomi rakyat di panggung global.

Dengan semangat inovasi, kualitas produk yang semakin kompetitif, serta dukungan kebijakan pemerintah dan sektor swasta, UMKM Indonesia kini menjadi bagian penting dari ekosistem perdagangan dunia. Strategi penguatan kapasitas, akses pembiayaan yang inklusif, dan dorongan ekspor nontradisional telah mengubah wajah UMKM dari pemain lokal menjadi pelaku ekspor yang disegani.

“Nilai transaksi ini juga merefleksikan kemampuan produk-produk UMKM lokal kita dalam merambah pasar ekspor,” ujar Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso (Busan), dikutip antara, Selasa (11/11).

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat bahwa sepanjang Januari-Oktober 2025, kegiatan business matching bagi pelaku UMKM berhasil mencetak transaksi senilai 130,17 juta dolar AS atau setara Rp2,17 triliun.

Angka ini berasal dari purchase order (PO) senilai 56,99 juta dolar AS dan potensi transaksi sebesar 73,18 juta dolar AS – sebuah capaian yang mencerminkan minat kuat pembeli mancanegara terhadap produk Indonesia.

Sepanjang 10 bulan terakhir, tercatat 542 kegiatan penjajakan bisnis yang digelar melalui perwakilan perdagangan RI di luar negeri, meliputi 348 sesi kurasi produk dan 194 pertemuan langsung dengan pembeli internasional. Khusus pada Oktober 2025, minat pembeli bahkan meningkat pesat, dengan nilai transaksi mencapai 21,35 juta dolar AS.

Momentum positif ini menegaskan bahwa UMKM Indonesia bukan lagi sektor pinggiran, melainkan motor utama pertumbuhan ekspor nasional. Transformasi digital, pembinaan intensif, dan strategi promosi global menjadikan produk lokal semakin diterima di pasar berdaya saing tinggi – dari makanan-minuman, kerajinan, hingga produk wellness dan ramah lingkungan. (jr)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Plesetan SPPG Dikecam, Hasan Nasbi Singgung Nasib Jutaan Pekerja Gizi

2 Juni 2026 - 10:13 WIB

Cak Imin Didukung Pimpin PBNU dalam Forum Dialog Kebangsaan di Sleman

1 Juni 2026 - 13:33 WIB

Skandal Ekspor CPO: Arif Rahman DPR RI Minta Pelaku Dijerat Pasal TPPU

1 Juni 2026 - 13:13 WIB

Diduga Tabrak Aturan Danantara, CBA Desak Kejagung Periksa Dirut BRI

1 Juni 2026 - 11:28 WIB

Puncak Haji Lancar, Cak Imin Puji Langkah Presiden Hadirkan Kementerian Haji

29 Mei 2026 - 11:15 WIB

Nasir Djamil Soroti Kendala Klasik Transportasi dan Konsumsi Jemaah Haji

29 Mei 2026 - 10:31 WIB

Trending di Nasional