Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 22 Jan 2026 16:57 WIB ·

Farhan Tegaskan: Teknologi Termal Kecil Dilarang di Bandung


Farhan Tegaskan: Teknologi Termal Kecil Dilarang di Bandung Perbesar

BANDUNG | Harian Merdeka

Pemerintah Kota Bandung menegaskan komitmen memperkuat pengelolaan sampah dengan memastikan seluruh kebijakan sejalan dengan regulasi lingkungan hidup dan arahan pemerintah pusat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan Pemkot Bandung menyesuaikan langkah penanganan sampah, khususnya terkait penggunaan teknologi pengolahan. Ia menegaskan teknologi termal berskala kecil tidak lagi diperbolehkan. “Untuk teknologi termal berskala kecil, di bawah 10 ton, itu sudah tidak diperbolehkan. Tidak ada tawar-menawar,” ujar Farhan di Pendopo, Rabu (21/1/2025).

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Bandung akan segera menerbitkan kebijakan internal yang melarang penggunaan teknologi tersebut. Namun, Farhan memastikan fasilitas pengolahan sampah yang telah terbangun tidak akan ditelantarkan.

Pemkot Bandung akan meneliti ulang fasilitas tersebut dengan melibatkan perguruan tinggi yang memiliki kompetensi di bidang lingkungan hidup guna memperoleh dasar ilmiah sebelum mengambil kebijakan lanjutan. “Apa yang sudah dibangun akan diteliti ulang. Kita undang perguruan tinggi untuk mengetahui kondisi sebenarnya, sehingga kebijakan berikutnya berbasis data dan kajian ilmiah,” kata Farhan.

Farhan menambahkan, setiap kebijakan lingkungan hidup akan selalu dikonsultasikan dengan Kementerian Lingkungan Hidup agar tetap berada dalam koridor peraturan. “Kita tidak ingin dianggap melakukan pelanggaran-pelanggaran di bidang lingkungan hidup,” ucapnya.

Ia juga menegaskan persoalan sampah tidak dapat diselesaikan secara instan dan membutuhkan perubahan pola pikir serta keterlibatan semua pihak. Meski keterbukaan sering memicu kritik, Pemkot Bandung memilih bersikap transparan. “Ketika kita terbuka, memang ada pil pahit yang harus ditelan. Tapi dengan keterbukaan itu, kita jadi tahu akar masalahnya dan bisa mencari solusi yang benar bersama-sama,” ujarnya.

Pemkot Bandung terus berupaya membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata, berkelanjutan, dan sesuai dengan regulasi lingkungan hidup. (fj/kay)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Abah Elang Soroti Rapor Merah Ketenagakerjaan Satu Tahun Ratu Zakiyah

2 Mei 2026 - 13:19 WIB

Arif Rahman Beri Kursi Roda untuk Warga Lumpuh saat Reses di Pandeglang

2 Mei 2026 - 13:13 WIB

Agus Syarifudin Jadi Ketua Mitra Cai Tarunajaya, Fokus Ketahanan Pangan

1 Mei 2026 - 12:35 WIB

Polres Tangerang Selatan Siap Amankan May Day 2026

1 Mei 2026 - 12:33 WIB

Pupuk Kaltim Gandeng Mabes Polri Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan

29 April 2026 - 11:37 WIB

Dihari Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62, Lapas Gunungsitoli Berbagi Bansos ke WBP

28 April 2026 - 13:53 WIB

Trending di Daerah