Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Tajuk Redaksi · 29 Sep 2025 17:17 WIB ·

Forum Wartawan Kebangsaan Desak Deputi dan Kabiro Pers Istana Dicopot


Forum Wartawan Kebangsaan Desak Deputi dan Kabiro Pers Istana Dicopot Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) mendesak Menteri Sekretaris Negara RI Prasetyo Hadi untuk segera mencopot Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden beserta kepala biro terkait. Desakan itu muncul menyusul insiden pencabutan kartu identitas peliputan Istana milik wartawan CNN Indonesia berinisial DV, yang belakangan dibatalkan setelah menuai kritik publik.

Menurut Ketua FWK Raja Parlindungan Pane, meski deputi bersangkutan telah meminta maaf dan mengembalikan akses liputan DV, langkah tersebut tidak cukup untuk memastikan penghentian praktik yang dianggap sebagai pelanggaran terhadap kebebasan pers.

“Permintaan maaf tidak bisa menghapus fakta adanya tindakan sewenang-wenang terhadap kerja jurnalistik. Kasus ini harus diakhiri dengan tanggung jawab struktural, termasuk pencopotan pejabat terkait,” tegas FWK dalam pernyataan resminya, Senin (29/9).

FWK menilai pencabutan identitas liputan hanya karena wartawan mengajukan pertanyaan terkait program pemerintah merupakan bentuk intimidasi yang tidak dapat ditoleransi. Tindakan itu dinilai mencederai prinsip transparansi serta kebebasan pers yang dijamin dalam konstitusi.

Lebih lanjut, FWK mengingatkan agar Sekretariat Presiden memperbaiki mekanisme pengelolaan akses media di Istana, sehingga tidak ada lagi intervensi yang membatasi kerja jurnalistik.

“Pemberangusan pers tidak boleh dibiarkan dalam demokrasi. Copot pejabat yang terlibat agar ada efek jera, dan ke depan jurnalis dapat bekerja tanpa tekanan,” ujar pernyataan FWK.

Sementara Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menanggapi pencabutan kartu liputan reporter CNN Indonesia yang bertugas di lingkungan Istana Kepresidenan. Dia mengatakan akan mencari jalan keluar terbaik.
“Ya kita cari jalan keluar terbaiklah,” kata Prasetyo, kepada wartawan di Jakarta, Minggu (28/9/2025).

Dia mengatakan telah menyampaikan kepada Biro Pers Media Istana (BPMI) agar persoalan tersebut dikomunikasikan. Dia ingin komunikasi bersama dibangun.
“Jadi besok kami sudah menyampaikan kepada biro pers untuk coba dikomunikasikan agar ada jalan keluar terbaik. Kita bangun komunikasi bersamalah,” ungkapnya.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Paparan Indeks Kemerdekaan Pers, Yogi Hadi Ismanto Ajak Semua Pihak Jaga Kebebasan Pers

25 Desember 2025 - 21:31 WIB

Pemred Sahabat Desa Resmi Mengudara dari Bandung

24 Desember 2025 - 14:31 WIB

Komitmen Bela Negara Diganjar Penghargaan, 60 Tokoh dan Lembaga Terima Apresiasi

24 Desember 2025 - 11:22 WIB

Wahyu Hariadi Raih Mandat Kedua Pimpin JMSI Banten

27 Oktober 2025 - 15:47 WIB

FWK: Saatnya Presiden Prabowo Lakukan Perombakan Kabinet untuk Jawab Kritik Publik

23 Oktober 2025 - 14:55 WIB

SPS Aceh Gerakkan Jurnalisme Kebangsaan dari Anjong Mon Mata ke Titik Nol Indonesia

22 Oktober 2025 - 16:26 WIB

Trending di Tajuk Redaksi