Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Hukum · 24 Des 2025 14:40 WIB ·

Granat Apresiasi Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Narkoba Jelang DWP Bali


Granat Apresiasi Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Narkoba Jelang DWP Bali Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) memberikan apresiasi kepada Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri atas keberhasilan membongkar jaringan peredaran narkotika menjelang penyelenggaraan Djakarta Warehouse Project (DWP) 2025 di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, Bali, pada 12–14 Desember 2025. Penindakan tersebut dinilai tepat sasaran karena menyasar bandar dan pengedar narkoba, bukan pengunjung acara.

Ketua DPP Granat Henry Yosodiningrat menilai langkah Bareskrim Polri mencerminkan profesionalisme dan ketegasan aparat dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman narkotika.

“Penegakan hukum kali ini sangat tepat sasaran, karena menyasar para bandar dan pengedar narkoba, bukan pengunjung lintas negara atau orang-orang yang menikmati acara konser tersebut,” kata Henry, Rabu (24/12/2025).

Menurut Henry, keberhasilan ini juga menunjukkan kecermatan dan keberanian aparat penegak hukum dalam membaca potensi kerawanan peredaran narkoba pada kegiatan berskala internasional dengan mobilitas tinggi. Ia berharap pengungkapan tersebut menjadi momentum berkelanjutan bagi Polri untuk terus memperkuat pemberantasan narkoba berbasis intelijen dan kolaborasi lintas sektor.

“Granat berharap upaya ini terus berlanjut dan diperkuat, termasuk sinergi dengan elemen masyarakat sipil di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri membongkar enam sindikat peredaran narkoba dengan nilai barang bukti ditaksir mencapai Rp 60 miliar. Jaringan tersebut diduga akan mengedarkan narkotika di sekitar pelaksanaan DWP 2025 di Bali.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Eko Hadi Santoso menjelaskan, DWP 2025 yang digelar di GWK Cultural Park dihadiri sekitar 25 ribu pengunjung, termasuk wisatawan mancanegara. Kondisi tersebut dinilai rawan dimanfaatkan jaringan narkoba.

“Kegiatan ini memiliki mobilitas tinggi dan pengunjung lintas negara, sehingga berpotensi dimanfaatkan oleh jaringan narkoba. Jika peredaran gelap itu berhasil, tentu akan berdampak buruk bagi citra Indonesia di mata internasional,” ujar Eko Hadi, Senin (22/12/2025).

Sebagai langkah pencegahan, Bareskrim Polri bekerja sama dengan Kantor Wilayah Bea Cukai Bali Nusra melakukan penyelidikan intensif. Hasilnya, pada periode 9–14 Desember 2025, aparat berhasil menggagalkan rencana peredaran narkoba yang akan diedarkan selama gelaran DWP.

Keberhasilan ini pun dinilai Granat sebagai langkah penting dalam menjaga keamanan publik serta memastikan event internasional di Indonesia berlangsung aman dan bebas dari peredaran narkotika.(Fj)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Doli Kurnia Setuju Usul KPK: Saatnya RI Punya UU Pembatasan Uang Kartal

30 April 2026 - 19:58 WIB

Dugaan Suap Rp50 Juta, Kasus DPRD Sulbar Seret Nama Rahmat Ichwan

30 April 2026 - 15:58 WIB

Anggaran Video KKP Dinilai Janggal, MataHukum Minta KPK Turun Tangan

29 April 2026 - 11:22 WIB

Asosiasi Pengusaha Kota Tangerang Gugat Lelang Proyek Miliaran, Kadispora Terancam Dilaporkan ?

28 April 2026 - 19:50 WIB

MataHukum: Jangan Hanya ZA, KPK Harus Seret Nusron Wahid Di Kasus Kuota Haji

28 April 2026 - 15:00 WIB

Ungkap GS, Sosok Misterius di Balik Dugaan Pengaturan Tender USD 10,9 Juta di PHR

28 April 2026 - 13:50 WIB

Trending di Hukum