Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Pendidikan · 30 Apr 2025 11:16 WIB ·

Gubernur Banten Minta Acara Wisuda Sekolah Tidak Membebani Orang Tua


Gubernur Banten Minta Acara Wisuda Sekolah Tidak Membebani Orang Tua Perbesar

TANGERANG | Harian Merdeka

Gubernur Banten, Andra Soni, mengimbau seluruh kepala sekolah di wilayah Provinsi Banten agar pelaksanaan wisuda tidak menjadi beban finansial bagi orang tua siswa. Arahan tersebut disampaikan dalam kunjungan kerjanya ke Teluknaga, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (29/4/2025).

Dalam pernyataannya, Andra menyoroti kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi tekanan. Ia meminta agar sekolah bijak dalam menyelenggarakan kegiatan wisuda dan kelulusan.

“Saya sampaikan secara terbuka kepada seluruh kepala sekolah, kita sedang mengalami tekanan ekonomi yang berat. Maka dari itu, dalam rangka membantu orang tua agar tidak perlu mengeluarkan pengeluaran besar untuk kelulusan dan sebagainya, mohon acara wisuda dilakukan secara sederhana,” ujarnya.

Meskipun tidak melarang pelaksanaan wisuda, Andra menekankan pentingnya menyesuaikan kegiatan tersebut dengan kondisi masyarakat. Ia menyatakan bahwa wisuda tetap bisa menjadi momen membanggakan bagi siswa, asalkan tidak dilakukan secara berlebihan.

“Momentum kelulusan adalah kebanggaan bagi anak-anak, tapi mohon pelaksanaannya tidak berlebih,” tambahnya.

Selain itu, Gubernur juga mengingatkan sekolah untuk tidak mengadakan kegiatan study tour atau perpisahan ke luar wilayah Provinsi Banten. Menurutnya, kegiatan tersebut cukup dilaksanakan di dalam daerah agar lebih terjangkau dan tidak membebani orang tua murid.

“Tidak perlu study tour ke luar Banten. Kalau kegiatan dilakukan di dalam Banten, silakan,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, sebelumnya menyatakan bahwa wisuda diperbolehkan di semua jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMA, selama tidak memberatkan orang tua dan dilaksanakan atas persetujuan bersama.

“Sepanjang tidak memberatkan dan atas persetujuan orang tua dan murid, ya tentu boleh. Yang penting tidak berlebihan dan tidak dipaksakan,” ujar Abdul Mu’ti seusai pembukaan Konsolidasi Nasional Dikdasmen 2025 di PPSDM, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (28/4), seperti dikutip dari Antara.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan kegiatan pendidikan tetap inklusif dan mempertimbangkan aspek sosial ekonomi masyarakat.(dtk/Fj)

Artikel ini telah dibaca 90 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Program Sekolah Gratis Andra Soni Dongkrak Minat Siswa ke Sekolah Swasta

2 Juni 2026 - 16:31 WIB

Wakil Ketua MPR Firman Soebagyo Soroti Rendahnya Kesejahteraan Guru

29 Mei 2026 - 10:33 WIB

Profil Miracle Hayatullah: Santri Kahf Berprestasi Nasional & Internasional

25 Mei 2026 - 14:44 WIB

Gaji Dosen RI Cuma Rp3,3 Juta: ADI Gugat UU Guru dan Dosen ke MK

25 Mei 2026 - 14:39 WIB

Bupati Zakiyah Naikkan Insentif Guru Ngaji dan Madrasah 50 Persen

18 Mei 2026 - 14:27 WIB

HUT ke-25 PIKA PKT: Usung Semangat Inspiratif dan Perkuat Kepedulian Sosial

12 Mei 2026 - 11:29 WIB

Trending di Pendidikan