Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Bisnis · 25 Feb 2024 21:00 WIB ·

Harga BBM Naik Setelah Pemilu?


Harga BBM Naik Setelah Pemilu? Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Presiden Direktur BP-AKR Vanda Laura merespons pernyataan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang telah memberikan sinyal kenaikan harga BBM non subsidi usai penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) 2204.
Dikatakan Vanda, BP-AKR melakukan penyesuaian harga secara berkala dengan mempertimbangan berbagai faktor diantaranya harga minyak dunia, biaya operasional, kondisi pasar, dan juga pajak pemerintah.
“Penyesuaian harga BBM yang dilakukan oleh BP-AKR senantiasa mengikuti regulasi pemerintah. Kami terus memantau situasi dan melakukan adaptasi yang di perlukan untuk penentuan harga BBM,” ujarnya dikutip Minggu (25/2).
Di ketahui, harga BBM di SPBU BP-AKR mengalami kenaikkan mulai 1 Februari 2024 lalu. Produk yang paling murah dijual Rp13.400 per liter dan paling mahal Rp14.810 per liter. “Harga bahan bakar BP dapat berubah sewaktu-waktu berdasarkan fluktuasi harga minyak mentah dunia,” tulis manjemen seperti dilansir dari website resmi BP, Rabu (1/2).
Harga Rp13.400 per liter berlaku untuk BP 92 di Jabodetabek dan Jawa Timur. BBM RON 92 itu naik Rp200 per liter dari sebelumnya dipatok seharga Rp13.200 per liter.
Harga BP Ultimate juga mengalami kenaikan menjadi Rp14.380 per liter di Jabodetabek dan Jawa Timur. Sebelumnya harga produk itu dipatok Rp14.180 per liter, artinya ada kenaikan Rp200 per liter.
Untuk harga BP Diesel dinaikkan menjadi Rp14.810 per liter di Jabodetabek dan Jawa Timur. Harga itu sudah naik Rp170 dari sebelumnya yang dipatok Rp14.640 per liter.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, minyak dunia yang merupakan salah satu komponen pembentuk harga BBM terus mengalami kenaikan jika dibandingkan harga tahun lalu. Saat ini harga minyak disebut ada dikisaran US$ 82 per barel atau lebih tinggi US$ 6 per barel dibandingkan harga tahun lalu.
Namun disisi lain, Arifin menegaskan komitmennya untuk menjaga harga jual BBM subsidi pasca Pemilu 2024.
“Itu pasti mempengaruhi biaya produksi, kalau kita kan yang subsidi kita tahan, kalau yang nonsubsidi tergantung daya tahan dari pada badan usaha,” ujar Arifin beberapa waktu lalu.(jr)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bunga PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen, Menteri UMKM: Pemerintah Beri Subsidi

25 Juni 2026 - 15:53 WIB

Harga Gas Industri Naik, Menteri ESDM Cari Jalan Tengah Cegah PHK Massal

25 Juni 2026 - 15:05 WIB

Gangguan Selesai, PLN Pastikan Aliran Listrik di Banten Kembali Normal

25 Juni 2026 - 14:32 WIB

Pupuk Indonesia Sukses Ekspor Puluhan Ribu Ton Urea Lewat Skema G2G

25 Juni 2026 - 11:40 WIB

Kemendag Jembatani Pelaku Usaha Indonesia dengan Buyer dari Lima Negara, Buka Peluang Ekspor ke Pasar Nontradisional

23 Juni 2026 - 13:28 WIB

Kebijakan SPK TKBM di KSOP Satui Disorot, Pengguna Jasa Nilai Ganggu Kenyamanan Berusaha

22 Juni 2026 - 14:42 WIB

Trending di Bisnis