Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Ekbis · 27 Jan 2026 15:53 WIB ·

Harga Daging Melambung, Pengamat Minta Kementan Lakukan Pengendalian


Harga Daging Melambung, Pengamat Minta Kementan Lakukan Pengendalian Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Sejumlah pedagang daging di beberapa tempat berhenti berjualan karena mahalnya harga daging yang melambung tinggi.

Pengamat kebijakan Universita Trisaksi Trubus Rahardiansah mengatakan, tingginya harga daging Dipasaran sehingga membuat sejumlah para pedagang daging sapi di pasar berhenti berjualan. Selain itu harga tersebut menjadi beban masyarakat.

” Harga daging yang tinggi jadi penyebab pedagang kecil di pasar berhenti berjualan dan ini memicu pada daya beli masyarakat,” kata Trubus kepada Harian Merdeka,Selasa (27/1/2026).

Trubus meminta agar Kementerian Pertanian (Kementan) bisa menekan harga daging sapi yang saat ini melonjak naik di pasaran sehingga tidak menimbulkan persoalan di masyarakat.

” Kementan harus menekan harga daging di pasaran dengan berkoordinasi dengan para pelaku pengusaha daging agar tidak ada permainan harga,” jelasnya.

Trubus juga menilai bahwa menjelang ramadhan sering kali dimanfaatkan oleh oknum atau pihak yang ingin mengambil keuntungan besar dari penjualan daging sapi.Ini yang harus diperhatikan pemerintah agar tidak ada mafia daging yang sengaja menimbun atau mempermainkan harga sehingga merugikan pedagang kecil dan masyarakat.

” Pemerintah harus bersikap tegas untuk memantau harga daging, agar tidak dimanfaatkan oleh mafia daging yang mengambil keuntungan dari momen ramadhan ini yang beratkan pedagang kecil dan masyarakat,” bebernya.

Menurutnya, perlu pengawasan yang ketat dari Kementan atau pihak pemerintah dalam memantau harga daging agar tidak dijadikan lahan keuntungan oleh oknum atau pengusaha nakal.

” Harus ada pengawasan dari pemerintah dalam memantau harga daging agar tidak dijadikan lahan keuntungan oleh oknum atau pengusaha nakal,” tegasnya. (Agus).

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Prestasi Gemilang, PERUMDAM TKR Raih TOP BUMD Awards.

16 April 2026 - 12:01 WIB

Cara Negara Memperkaya Oligarki Sawit Lewat Alokasi Volume Biodiesel B50

15 April 2026 - 13:02 WIB

Sertijab Pejabat Polres Nias, Kabag SDM Kini Dijabat AKP Sonahami Lase

15 April 2026 - 12:59 WIB

Pupuk Kaltim Sahkan PKB 2026–2028, Menaker Beri Apresiasi

15 April 2026 - 12:56 WIB

Kenaikan Harga Plastik Bikin Pedagang Kecil Menjerit

13 April 2026 - 13:40 WIB

Kementerian ESDM : Pengembangan Blok Masela untuk Melindungi Kedaulatan Ekonomi Indonesia

13 April 2026 - 13:10 WIB

Trending di Ekbis