Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 11 Mar 2026 13:13 WIB ·

Heboh Skandal Jabatan Lebak: JB Ambil Tindakan Tegas terhadap Properti Milik Putranya


Heboh Skandal Jabatan Lebak: JB Ambil Tindakan Tegas terhadap Properti Milik Putranya Perbesar

LEBAK | Harian Merdeka

Peta politik dan birokrasi di Kabupaten Lebak mendadak tegang. Tokoh kharismatik Banten, Mulyadi Jayabaya (JB), secara mengejutkan menyegel “Rumah Aspirasi” milik putranya sendiri, Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya, di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Desa Kaduagung Timur, Selasa (10/3/2026).

Penyegelan bangunan dengan gembok besar dan tulisan mencolok “DITUTUP” tersebut bukan sekadar urusan domestik keluarga, melainkan buntut dari dugaan praktik menyimpang di lingkungan pemerintahan.

Sinyal “Kantor Bayangan” dan Intervensi Relawan
Mulyadi Jayabaya secara terbuka mengungkapkan bahwa keputusannya didasari laporan miring terkait aktivitas di gedung tersebut. Ia mensinyalir adanya praktik verifikasi pejabat yang mengincar promosi atau mutasi jabatan di luar jalur resmi birokrasi.

“Benar ditutup karena jadi tempat jual beli jabatan,” tegas JB kepada awak media.

JB juga menyoroti banyaknya kendaraan dinas berpelat merah yang kerap terparkir di lokasi tersebut,

Menurutnya, rumah aspirasi tersebut juga kerap didatangi oleh sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah daerah.

“Pejabat sering datang ke rumah aspirasi,”Lanjut JB

serta keberadaan relawan politik pasca-Pilkada 2024 yang dianggap terlalu jauh mencampuri urusan pemerintahan. Menurutnya, dominasi pihak non-formal ini dapat merusak kewibawaan birokrasi.

Pembelaan Tim Bupati
Menanggapi tudingan tersebut, Ketua Tim Aspirasi Hasbi Jayabaya, Iman Pribadi, menepis isu jual beli jabatan. Ia mengklaim bahwa aktivitas di sana hanya silaturahmi masyarakat biasa

“Tudingan itu tidak benar. Jual beli jabatan apa? Kami hanya jadi sasaran tembak saja,” ujar Iman. Ia berdalih penutupan dilakukan karena bangunan tersebut rencananya akan disewakan kepada pihak perbankan.

Kritik Aktivis: “Birokrasi Terancam Nepotisme”
Insiden ini memantik reaksi keras dari kalangan aktivis Ikatan Mahasiswa Lebak IMALA, Sapnudi, menilai gembok di Rumah Aspirasi adalah simbol kegagalan tata kelola pemerintahan yang transparan.

“Penyegelan ini mengonfirmasi bahwa ada kekuatan luar yang lebih dominan mengatur birokrasi ketimbang aturan main di BKPSDM. Jika verifikasi jabatan dilakukan di ‘kantor bayangan’, maka integritas Pemkab Lebak sudah hancur,” tegas Sapnudi.

Ia mendesak Bupati Hasbi segera mengklarifikasi keterlibatan relawan dalam urusan pemerintahan. “Birokrasi bukan milik keluarga atau tim sukses. Publik butuh jaminan bahwa jabatan tidak diperjualbelikan demi kepentingan politik tertentu,” pungkasnya. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Skandal Situ Rancagede: KITA Desak Kejagung Bongkar Mafia Tanah Korporasi

20 April 2026 - 13:19 WIB

Gempa M5,9 Guncang Nias Utara, Warga Gunungsitoli Terbangun, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

20 April 2026 - 13:10 WIB

Skandal Izin THM 126: Menabrak Aturan, Mengusik Pesantren

20 April 2026 - 12:57 WIB

FPRMI Gelar Open Golf Tournament 2026, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan di Momentum HPN

18 April 2026 - 20:39 WIB

Polres Nias Terbitkan SP2HP, Dugaan Pungli di SMKN 1 Idanogawo Mulai Diusut

18 April 2026 - 20:33 WIB

Mirip Kasus Amsal Sitepu, Kasus Kominsa Simeulue Diduga Bungkam Wartawan

18 April 2026 - 20:20 WIB

Trending di Hukum