BANDUNG | Harian Merdeka
Bencana longsor kembali menelan korban jiwa di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Sepasang suami istri meninggal dunia setelah rumah mereka tertimbun longsoran tebing di Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Sabtu (24/1) dini hari.
Kapolsek Lembang Dana Suhenda menjelaskan, longsor terjadi sekitar pukul 04.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak malam. Intensitas hujan yang tinggi membuat struktur tanah menjadi labil dan tidak mampu menahan beban air.
“Curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan tanah menjadi gembur. Tebing dengan ketinggian sekitar 25 meter dan lebar 12 meter tidak mampu menahan debit air, sehingga terjadi longsor dan menimpa satu unit rumah warga,” kata Dana saat dikonfirmasi.
Akibat peristiwa tersebut, dua penghuni rumah bernama Hendra Hermawan (25) dan Hana Hardianti (20) tewas di lokasi kejadian. Keduanya diketahui merupakan pasangan suami istri yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas.
“Korban suami istri tertimpa reruntuhan rumah akibat longsor. Keduanya telah berhasil dievakuasi dan dimakamkan,” ujar Dana.
Selain merenggut korban jiwa, longsor juga berdampak pada akses transportasi. Pohon bambu roboh dan menutup Jalan Kolonel Masturi di depan kawasan Rumah Seniman Pohon Bambu, sehingga sempat memutus jalur penghubung Cisarua–Lembang.
“Untuk akses Jalan Kolonel Masturi sempat tidak bisa dilalui dari dua arah akibat pohon bambu roboh. Namun saat ini jalur tersebut sudah berhasil dibuka dan dapat kembali dilintasi kendaraan,” jelasnya.
Petugas kepolisian bersama aparat desa dan warga langsung melakukan evakuasi, pembersihan material longsor, serta penanganan darurat di lokasi. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem dan potensi hujan lebat masih berpeluang terjadi di wilayah tersebut. (hab)







