Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Kesehatan · 8 Jan 2026 15:10 WIB ·

ISPA dan Campak Mengintai, Menkes Budi Gunadi Sadikin Imbau Kewaspadaan di Sumatra


ISPA dan Campak Mengintai, Menkes Budi Gunadi Sadikin Imbau Kewaspadaan di Sumatra Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pihaknya meminta agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi wabah penyakit menular pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.

Langkah antisipasi dilakukan menyusul meningkatnya risiko penyebaran penyakit akibat di lokasi terdampak bencana.

Budi menjelaskan, penyakit yang paling banyak muncul pascabencana adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, dan diare.Kementeriam Kesehatan telah menyesuaikan ketersediaan obat-obatan dengan jenis penyakit yang banyak ditemukan di lapangan.

“Yang paling besar itu ISPA, kemudian penyakit kulit, dan diare.Obat -obatan kita sesuaikan dengan jenis penyakitnya,” kata Budi, Rabu (7/1/2026).

Selain itu, Kemenkes juga memberikan perhatian khusus terhadap potensi penyebaran penyakit menular dengan tingkat penularan tinggi, salah satunya campak.

Budi menambahkan bahwa campak menjadi penyakit yang paling diwaspadai karena memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi.

“Penyakit menular yang kami amati dengan sangat dekat itu adalah campak.Karena penularannya paling tinggi.Kalau ingat waktu COVID,reproduction rate satu orang bisa menularkan ke beberapa itu paling tinggi di campak,” bebernya.

Budi menyebutkan, Kemenkes telah mengidentifikasi kasus campak di lima kabupaten di wilayah Sumatera.Untuk mencegah meluasnya penularan,pemerintah telah menjalankan program imunisasi khusus yang dimulai sejak pekan ini.

” Campak itu sudah kami indetifikasi ada di lima kabupaten.Di situ kami sudah lakukan program imunisasi khusus, dan itu sudah berjalan sejak Minggu ini,” terangnya.(Agus).

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PJR Polda Banten Gerak Cepat Evakuasi Balita Kritis ke RS

12 April 2026 - 21:32 WIB

Sinergi Medis: Residen Senior PPDS FK USU Resmi Bertugas di RSUD dr. M. Thomsen Nias

4 Maret 2026 - 14:35 WIB

Kabar Gembira bagi Tenaga Medis: RSUD dr. M. Thomsen Nias Siap Realisasikan Tunjangan Khusus Dokter Spesialis

4 Maret 2026 - 13:05 WIB

Penerus Banten Apresiasi Langkah Pemprov Benahi Layanan RSUD

23 Februari 2026 - 15:25 WIB

Jelang Ramadan, Sekda Cek Infrastruktur dan Layanan RSUD Banten

19 Februari 2026 - 15:15 WIB

Perlindungan Kesehatan 152 Juta Warga Dijamin, Muhaimin Tekankan Validitas Data

18 Februari 2026 - 13:18 WIB

Trending di Kesehatan