Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Bisnis · 8 Jul 2026 13:57 WIB ·

Jajaki Investasi Migas, Bahlil Lahadalia Sebut BUMN India Bakal Bermitra dengan Pertamina


Jajaki Investasi Migas, Bahlil Lahadalia Sebut BUMN India Bakal Bermitra dengan Pertamina Perbesar

Jakarta | Harian Merdeka

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan India berkeinginan memperluas kerja sama di sektor energi dengan Indonesia, mulai dari investasi minyak dan gas bumi (migas) hingga keberlanjutan perdagangan batu bara. Bahlil mengatakan, pemerintah menyambut positif minat tersebut sebagai bagian dari penguatan hubungan bilateral yang telah terjalin lama antara Indonesia dan India.

“Kalau kerja sama dengan India itu, ada beberapa perpanjangan yang mereka ingin untuk masuk di sektor oil and gas,” ujar Bahlil usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Selasa (7/7/2026).

Selain sektor migas, Bahlil menuturkan India tetap menjadi salah satu tujuan utama ekspor batu bara Indonesia. Menurutnya, kedua negara telah membahas kelanjutan kerja sama tersebut bahkan beberapa hari sebelum kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Narendra Modi ke Jakarta.

“Kita tahu salah satu negara tujuan ekspor batu bara kita itu ke India. Itu sudah kita lakukan sejak 2 sampai 3 hari lalu sebelum kedatangan Pak Perdana Menteri,” katanya.

Meskipun membuka peluang peningkatan ekspor batu bara, Bahlil menegaskan realisasinya akan bergantung pada kebutuhan pasar India.

“Tergantung kebutuhan mereka. Tapi pada prinsipnya kita memberikan prioritas karena sebagai negara sahabat,” ujarnya.

Dia menambahkan hubungan Indonesia dan India memiliki ikatan historis yang panjang, bahkan telah terjalin sebelum Indonesia merdeka melalui pertukaran budaya dan interaksi antarmasyarakat.

Karena itu, pemerintah berkomitmen terus memperkuat kemitraan strategis kedua negara, termasuk di bidang energi. Terkait investasi migas, Bahlil mengungkapkan badan usaha milik negara (BUMN) India menjadi pihak yang berminat memperluas kerja sama dengan Indonesia. Menurut dia, perusahaan tersebut akan bermitra dengan PT Pertamina (Persero) dalam pengembangan proyek migas.

“BUMN mereka. Mereka partner sama Pertamina,” katanya. Bahlil juga menyinggung kerja sama antara perusahaan migas Indonesia dan mitra asal India yang bergerak di sektor industri. Namun, dia belum memerinci bentuk maupun nilai investasi yang sedang dijajaki.

“Di industrinya,” ujar Bahlil saat ditanya mengenai bentuk kerja sama tersebut. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Transformasi Bisnis di Bawah Danantara, Aset Pegadaian Melesat Capai Rp183,8 Triliun

8 Juli 2026 - 10:49 WIB

Kritik Keras CBA: PMMP Terlilit Utang Jumbo, Bisnis Kaesang Terancam Jadi Kredit Macet

6 Juli 2026 - 11:41 WIB

Produk Pangan Indonesia Raih Potensi Transaksi Rp89,5 Miliar di Food Taipei Mega Show 2026

2 Juli 2026 - 11:27 WIB

Mukab XI KADIN Bogor: 24 Asosiasi Resmi Dukung Sulhajji Jompa Jadi Ketua

30 Juni 2026 - 13:14 WIB

Mendag Tinjau Pasar Manis Banyumas, Pastikan Pasokan Aman dan Harga Bahan Pokok Terkendali

26 Juni 2026 - 15:20 WIB

GCM 2026: PGN SOR II Perkuat Sinergi Industri Gas Jawa Bagian Barat

26 Juni 2026 - 15:16 WIB

Trending di Bisnis