Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 21 Jan 2026 15:34 WIB ·

Kades Sragen Protes Jalan Rusak dengan Mandi Lumpur, Aksi Nekat Picu Reaksi Pemkab


Kades Sragen Protes Jalan Rusak dengan Mandi Lumpur, Aksi Nekat Picu Reaksi Pemkab Perbesar

SRAGEN | Harian Merdeka

Aksi tak biasa dilakukan Kepala Desa Ngepringan, Kecamatan Sragen, Narso. Ia nekat mandi lumpur di kubangan jalan rusak hingga videonya viral di media sosial. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki.

Dalam video yang beredar, Narso terlihat mengenakan seragam dinas lengkap dengan topi. Ia berdiri di tengah jalan rusak sambil menyiramkan air bercampur lumpur ke seluruh tubuhnya.

Narso menjelaskan, aksi itu dilakukan setelah dirinya terpeleset di ruas jalan utama Mlale–Ngepringan saat berangkat kerja pada Rabu (21/1/2026) pagi. Menurut dia, kondisi jalan yang rusak parah telah lama membahayakan warga.

“Video kejadian tadi pagi saat berangkat kerja. Saya terpeleset di situ, mau cari sarapan lewat jalan selatan. Terus terpeleset. Sebenarnya tidak cuma saya yang terpeleset di situ, sudah banyak warga yang jatuh juga,” kata Narso.

Ia mengungkapkan, kerusakan jalan tersebut sudah terjadi sejak 2019. Pemerintah Kabupaten Sragen sempat berencana melakukan perbaikan pada 2025, namun hingga kini belum juga terealisasi.

“Sudah lama rusak, dari 2019. Katanya mau diperbaiki 2025, tapi sampai sekarang belum ada. Makanya saya lakukan ini,” ujarnya.

Narso menyebut, setelah aksinya viral, pihak Pemerintah Kabupaten Sragen mulai merespons dengan mendatangi lokasi jalan rusak tersebut.

“Ada (yang datang). Kelihatannya semua merapat ke balai desa. Semoga segera ditindaklanjuti,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen, Aribowo Sulistyono, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi. Ia menyatakan, perbaikan jalan sempat tertunda akibat kebijakan refocusing anggaran.

Kasus ini kembali menyoroti persoalan infrastruktur jalan rusak yang belum tertangani, sekaligus memicu sorotan publik terhadap respons pemerintah daerah setelah aksi ekstrem kepala desa tersebut.(hab)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Abah Elang Soroti Rapor Merah Ketenagakerjaan Satu Tahun Ratu Zakiyah

2 Mei 2026 - 13:19 WIB

Arif Rahman Beri Kursi Roda untuk Warga Lumpuh saat Reses di Pandeglang

2 Mei 2026 - 13:13 WIB

Agus Syarifudin Jadi Ketua Mitra Cai Tarunajaya, Fokus Ketahanan Pangan

1 Mei 2026 - 12:35 WIB

Polres Tangerang Selatan Siap Amankan May Day 2026

1 Mei 2026 - 12:33 WIB

Pupuk Kaltim Gandeng Mabes Polri Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan

29 April 2026 - 11:37 WIB

Dihari Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62, Lapas Gunungsitoli Berbagi Bansos ke WBP

28 April 2026 - 13:53 WIB

Trending di Daerah