Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 17 Jan 2026 14:37 WIB ·

Kemenag Tingkatkan Rasio Petugas Haji Perempuan


Kemenag Tingkatkan Rasio Petugas Haji Perempuan Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Kementerian Haji dan Umrah mencatat, sebanyak 33,2 persen petugas haji tahun ini adalah perempuan. Kehadiran mereka diharapkan meningkatkan kenyamanan jamaah, terutama jamaah perempuan.

Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan angka ini melampaui target awal kementerian yang mematok kuota 30 persen. “Ini memang kebijakan Pak Menteri, kita ingin afirmasi terhadap perempuan karena jamaah haji kita sebagian besar itu perempuan,” ujar Dahnil saat memimpin apel pagi dan lari bersama peserta diklat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (16/1/2026).

Dahnil menjelaskan, kehadiran petugas perempuan penting karena sebagian besar jamaah haji Indonesia adalah perempuan. Hal ini memungkinkan pelayanan yang lebih humanis, nyaman, dan sesuai syariat, terutama dalam hal privat dan konsultasi ibadah.

Ia menyoroti banyak keluhan dan masukan dari tahun-tahun sebelumnya, di mana jamaah perempuan merasa canggung berkonsultasi soal ibadah atau kesehatan dengan petugas laki-laki. “Mereka akan lebih nyaman ketika berkomunikasi dengan sesama perempuan. Misalnya konsultasi ibadah, idealnya bicara dengan petugas perempuan. Sehingga pendekatannya bisa lebih personal dan emosional,” kata Dahnil.

Selain kenyamanan komunikasi, Dahnil menekankan aspek empati. Para petugas, baik laki-laki maupun perempuan, dididik untuk memperlakukan jamaah, khususnya lansia, layaknya orang tua mereka sendiri. Kehadiran petugas perempuan menambahkan nuansa keibuan dan kepedulian spesifik yang sangat dibutuhkan jamaah wanita jauh dari keluarga.

Dahnil menegaskan, rasio petugas perempuan akan terus dievaluasi agar tetap proporsional dengan jumlah jamaah laki-laki dan perempuan. “Yang jelas proporsionalitasnya akan kita lihat nanti,” ujarnya.

Kebijakan ini juga diharapkan memberikan rasa tenang bagi keluarga jamaah di Tanah Air. Dengan mengetahui ibu atau nenek mereka dilayani oleh petugas perempuan yang empati dan penuh simpati, keluarga dapat merasa aman melepas kerabatnya menunaikan rukun Islam kelima. (hab)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Plesetan SPPG Dikecam, Hasan Nasbi Singgung Nasib Jutaan Pekerja Gizi

2 Juni 2026 - 10:13 WIB

Cak Imin Didukung Pimpin PBNU dalam Forum Dialog Kebangsaan di Sleman

1 Juni 2026 - 13:33 WIB

Skandal Ekspor CPO: Arif Rahman DPR RI Minta Pelaku Dijerat Pasal TPPU

1 Juni 2026 - 13:13 WIB

Diduga Tabrak Aturan Danantara, CBA Desak Kejagung Periksa Dirut BRI

1 Juni 2026 - 11:28 WIB

Puncak Haji Lancar, Cak Imin Puji Langkah Presiden Hadirkan Kementerian Haji

29 Mei 2026 - 11:15 WIB

Nasir Djamil Soroti Kendala Klasik Transportasi dan Konsumsi Jemaah Haji

29 Mei 2026 - 10:31 WIB

Trending di Nasional