Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Kesehatan · 12 Jul 2024 10:23 WIB ·

Kratom, Tanaman Obat atau Narkotika?


Kratom, Tanaman Obat atau Narkotika? Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan tanaman Kratom sangat potensial sebagai bahan baku obat.

“Oh jelas (potensial untuk menjadi tanaman dan bahan baku obat). Dan itu yang sudah diputuskan di ratas bersama Presiden,” ujar Kepala BRIN Laksana Tri Handoko, dikutip Cnnindonesia. com, Kamis (11/7).

Menurutnya, penelitian lanjutan terkait manfaat tanaman Kratom yang disebut memiliki kandungan narkotika sudah selesai. Meski begitu, BRIN masih terus meneliti guna menentukan dosis dari tanaman tersebut.

“Riset masih berlanjut, tetapi yang sudah diselesaikan sudah banyak, antara lain efek psikotropika, potensi sebagai obat terapi kecanduan narkotika, potensi sebagai obat kanker, dan lain-lain. Yang masih berlanjut adalah riset untuk penentuan dosis,” ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), BRIN, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk meneliti lebih lanjut manfaat tanaman kratom yang disebut memiliki kandungan narkotika.

Hasil riset lanjutan ditargetkan rampung pada Agustus 2024 untuk kemudian ditindaklanjuti dengan penetapan status tanaman dan pematangan regulasi tata kelola niaga komoditas kratom.

Instruksikan itu disampaikan presiden pada rapat internal tentang kebijakan dalam penanganan, pemanfaatan, dan perdagangan tanaman kratom di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/6) lalu.

“Presiden menekankan yang perlu dioptimalisasi adalah asas manfaat kratom itu,” kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko usai rapat.

Ia menyatakan Presiden Jokowi mendukung penuh pemanfaatan kratom apabila dinyatakan aman secara kesehatan dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

Selama masa riset, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI meminta masyarakat tidak menggunakan atau mengonsumsi kratom kecuali untuk kepentingan penelitian. (jr)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kepercayaan Publik Naik Jadi 82,4%, Sahabat Presisi Apresiasi Kinerja Polri

26 Juni 2026 - 15:43 WIB

Survei Litbang Kompas Nyatakan 82,4% Publik Yakin pada Polri, Rano Alfath: Bukti Kerja Nyata

26 Juni 2026 - 15:39 WIB

Sufmi Dasco Umumkan Mensesneg Prasetyo Hadi Jadi Ketua Satgas Mitigasi PHK

26 Juni 2026 - 15:12 WIB

Kadiv Humas Polri: Rekrutmen Disabilitas Adalah Bentuk Nyata Pengabdian yang Berkeadilan

26 Juni 2026 - 12:08 WIB

Mutasi Polri: Kombes Putu Kholis Aryana Ditunjuk Jadi Kapolres Metro Bekasi Kota

26 Juni 2026 - 11:58 WIB

Tolak Premanisme, Warga Desa Jampang Bogor Usir Demo Oknum Mahasiswa

26 Juni 2026 - 11:03 WIB

Trending di Nasional