Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Politik · 3 Des 2025 13:15 WIB ·

Luhut Akui Izin Bandara Khusus IMIP Dikeluarkan Era Jokowi


Luhut Akui Izin Bandara Khusus IMIP Dikeluarkan Era Jokowi Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengakui bahwa izin pembangunan Bandara Khusus Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Morowali, Sulawesi Tengah, diterbitkan pada masa pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo. Keputusan tersebut, kata Luhut, diambil melalui rapat bersama para menteri dan instansi terkait demi mendukung kemudahan investasi di kawasan hilirisasi.

“Mengenai izin pembangunan lapangan terbang, keputusan itu diambil dalam rapat yang saya pimpin bersama sejumlah instansi terkait. Itu diberikan sebagai fasilitas bagi investor, sebagaimana lazim dilakukan di negara-negara seperti Vietnam dan Thailand,” ujar Luhut dalam catatannya, Senin (1/12).

Luhut menjelaskan, investasi di sektor hilirisasi kini telah mencapai US$71 miliar, dengan kawasan Morowali menyumbang lebih dari US$20 miliar. Investasi tersebut disebut telah menciptakan lebih dari 100 ribu lapangan kerja dan memberikan dorongan signifikan terhadap perekonomian daerah.

Menurutnya, wajar apabila investor yang menanamkan modal hingga puluhan miliar dolar meminta fasilitas tambahan selama tidak melanggar ketentuan nasional. Ia menegaskan bahwa izin yang diberikan untuk Bandara IMIP bersifat terbatas, yakni hanya untuk melayani penerbangan domestik.

“Tidak pernah kami pada saat itu mengizinkan bandara di Morowali atau Weda Bay menjadi bandara internasional,” tegasnya.

Bandara IMIP sebelumnya menjadi sorotan setelah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menilai keberadaan bandara tanpa perangkat negara sebagai suatu anomali. Bandara ini berbeda dengan Bandara Udara Maleo yang diresmikan Presiden Jokowi pada 23 Desember 2018 dan berada di kawasan Morowali, Sulawesi Tengah.(tfk/hmi)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sekjen Golkar M. Sarmuji Tekankan Pentingnya Adaptasi bagi Kader Muda AMPG di Era Digital

13 Juli 2026 - 12:30 WIB

Sebut PBNU Perlu Perubahan, Cak Imin Dorong Munculnya Sosok Ketua Umum Baru

13 Juli 2026 - 12:27 WIB

Potret Kebersamaan Kapolri, Jaksa Agung, hingga Kepala BIN di Hari Koperasi ke-79

13 Juli 2026 - 12:05 WIB

Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia

10 Juli 2026 - 13:31 WIB

PDIP Pilih Jadi Penyeimbang, Sekjen Golkar: Silakan, Nanti Rakyat yang Menilai!

9 Juli 2026 - 14:10 WIB

PSI Tangsel Bergabungnya Narji Cagur Tambah Kekuatan di Masyarakat

9 Juli 2026 - 12:12 WIB

Trending di Politik