TANGERANG | Harian Merdeka
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan komitmennya untuk menjadikan institusi pendidikan tinggi di bidang kesehatan sebagai mitra strategis dalam menghadirkan layanan publik yang inovatif dan berdampak luas. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Direktur Poltekkes Kemenkes Banten, yang berlangsung pada Kamis (16/04/2025), di Gedung Laboratorium Terpadu Poltekkes Kemenkes Banten, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.
Dalam sambutannya, Maryono menyatakan bahwa Poltekkes bukan hanya lembaga akademik, tetapi juga bagian penting dari ekosistem pembangunan daerah, khususnya dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh, adaptif, dan berbasis masyarakat.
“Tantangan sektor kesehatan saat ini memerlukan pendekatan kolaboratif. Pendidikan tinggi seperti Poltekkes harus menjadi motor penggerak inovasi kesehatan di tengah masyarakat,” ujar Maryono.
Acara ini juga dihadiri oleh para mahasiswa Poltekkes, di mana Wakil Wali Kota Tangerang memberikan motivasi kepada mereka. Maryono menekankan pentingnya keberadaan generasi muda yang tangguh dalam bidang kesehatan untuk mendukung kemajuan sektor ini.
“Pelayanan kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Bagi para mahasiswa, menempuh pendidikan di Poltekkes adalah langkah awal yang sangat strategis. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, amati setiap proses, dan cermati setiap ilmu yang diberikan,” pesannya kepada para mahasiswa.
Sertijab ini menandai berakhirnya masa jabatan Plt. Direktur Poltekkes, Purbianto, dan dimulainya masa kepemimpinan Direktur Poltekkes periode 2025–2029, Dahrizal.
Maryono menyampaikan apresiasi kepada kepemimpinan sebelumnya serta harapan besar terhadap Direktur yang baru.
“Terima kasih kepada Bapak Purbianto atas dedikasi dan kontribusinya selama ini. Kepada Bapak Dahrizal, kami menyambut baik kepemimpinan baru ini dan berharap sinergi serta kolaborasi antara Poltekkes dan Pemkot Tangerang akan semakin kuat dalam mencetak generasi unggul di bidang kesehatan,” tutup Maryono.(mas/Fj)







