TANGERANG | Harian Merdeka
Proyek revitalisasi Pasar Anyar Kota Tangerang yang digarap oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Banten, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang, kini memasuki tahap akhir. Pasar legendaris ini segera hadir dengan tampilan baru yang lebih modern dan fungsional.
Berdiri megah di pusat kota, gedung tiga lantai bercorak hijau-kuning dengan sentuhan putih kini menjadi wajah baru Pasar Anyar. Dengan luas area mencapai 24.680 meter persegi, pasar ini dibangun menggunakan anggaran sebesar Rp140 miliar dari Kementerian PU.
Direktur Utama Perumda Pasar Kota Tangerang**, Titien Mulyati, menjelaskan bahwa saat ini proses revitalisasi hampir rampung sepenuhnya.
“Progres tinggal sedikit lagi. Saat ini kami tengah memproses Berita Acara Serah Terima Operasional (BASTO) dari Kementerian ke Perumda, serta Sertifikat Laik Fungsi (SLF) untuk memastikan kelayakan seluruh bangunan,” ujar Titien, Rabu (9/4/2025).
Pasar ini dilengkapi 1.676 unit kios dan los, yang terbagi secara fungsional di setiap lantainya:
- Lantai 1: Kios dan los produk basah seperti sayur, daging, ikan, dan sembako.
- Lantai 2: Produk kering seperti pakaian, aksesoris, dan emas, ditambah area tenant komersial dan spot pelayanan publik.
- Lantai 3: Sarana olahraga (lapangan badminton), masjid, dan kantin umum.
Tak hanya menjadi pusat transaksi ekonomi, wajah baru Pasar Anyar dirancang sebagai pasar tradisional bertaraf modern yang mengusung konsep “wisata belanja”. Selain kenyamanan, kawasan ini juga mengutamakan aspek keasrian dan keberlanjutan dengan menghadirkan ruang terbuka hijau (RTH) di sebagian besar areanya.
“Revitalisasi ini tidak hanya mengubah tampilan fisik, tapi juga sistem tata kelola. Nantinya akan ada edukasi untuk pedagang terkait manajemen konstruksi, kebersihan, pengolahan sampah, hingga keamanan pangan,” terang Titien.
Lebih jauh, pasar ini juga akan menghadirkan sejumlah layanan publik langsung di lokasi, memudahkan pengunjung dalam mengakses berbagai keperluan administratif dan sosial.
“Revitalisasi Pasar Anyar diharapkan tidak hanya berdampak pada geliat ekonomi, tetapi juga pada peningkatan pelayanan publik dan pengembangan sektor pariwisata Kota Tangerang,” pungkasnya.(fj/dam)







