Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 23 Jan 2026 14:56 WIB ·

Menlu Sugiono: Indonesia di Dewan Perdamaian Bukti Pengakuan Dunia


Menlu Sugiono: Indonesia di Dewan Perdamaian Bukti Pengakuan Dunia Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BOP) merupakan bentuk pengakuan dunia internasional terhadap peran diplomasi Indonesia. Menurutnya, pengakuan tersebut mencerminkan posisi dan pandangan Indonesia dalam mendorong perdamaian dunia, khususnya terkait konflik Gaza antara Palestina dan Israel.

“Kehadiran kita di dalamnya tentu saja merupakan suatu bentuk pengakuan dunia internasional terhadap diplomasi Indonesia, kemudian terhadap posisi Indonesia, serta pandangan-pandangan Indonesia,” kata Sugiono, Jumat (23/1/2026).

Sugiono menekankan fokus utama Indonesia dalam Dewan Perdamaian adalah mendukung kemerdekaan Palestina serta penyelesaian konflik di Gaza secara berkelanjutan.

Ia menjelaskan, Dewan Perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump memiliki sejumlah fungsi strategis yang akan dijalankan secara bertahap setelah piagam organisasi tersebut ditandatangani oleh para pemimpin negara di Davos, Swiss.

“Board of Peace berfungsi untuk mengawasi administrasi, stabilisasi keamanan, serta rekonstruksi dan rehabilitasi Gaza,” ujar Sugiono.

Selain itu, Dewan Perdamaian juga berperan mengawasi pemerintahan transisi di Palestina yang terdiri dari unsur teknokrat dan bertugas menjalankan fungsi-fungsi administrasi di Gaza.

Menurut Sugiono, partisipasi Indonesia dalam Dewan Perdamaian merupakan langkah strategis, konstruktif, dan konkret dalam mendukung kemerdekaan Palestina serta upaya penyelesaian konflik Gaza dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI mengumumkan bahwa Indonesia resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian bersama sejumlah negara, antara lain Turkiye, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Negara-negara tersebut menyambut undangan Presiden AS Donald Trump untuk bergabung dalam inisiatif perdamaian global tersebut.

Para menteri luar negeri negara terkait juga menegaskan komitmen mereka mendukung pelaksanaan misi Dewan Perdamaian sebagai pemerintahan transisi, sebagaimana tercantum dalam Rencana Komprehensif untuk Mengakhiri Konflik Gaza dan didukung Resolusi Dewan Keamanan PBB.

Dewan Perdamaian sendiri dipimpin oleh Presiden AS Donald Trump dengan dewan eksekutif yang beranggotakan sejumlah tokoh internasional, termasuk Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, utusan khusus Steve Witkoff, Jared Kushner, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Presiden Bank Dunia Ajay Banga, serta Deputi Penasihat Keamanan Nasional AS Robert Gabriel.(tfk/Fj)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Terima Pimred Award, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali ke Rakyat

19 Juli 2026 - 13:38 WIB

HUT ke-3 FPRMI, Bernadus Wilson Lumi Ajak Organisasi Pers Bersatu dan Tingkatkan Etika Jurnalistik

18 Juli 2026 - 13:58 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah, Menteri PKP Minta BP Tapera Tingkatkan Profesionalisme

17 Juli 2026 - 16:36 WIB

Skandal Proyek Jalan Lebak, AMMCB Tantang Kejari: Berani Tangkap atau Masuk Angin?

17 Juli 2026 - 16:34 WIB

Nusron Wahid Beberkan Rincian Anggaran ATR/BPN 2025 di Depan Komisi II DPR

17 Juli 2026 - 16:31 WIB

Ledakan di Madiun Tewaskan Satu Prajurit, Komisi I DPR Minta Publik Tunggu Hasil Investigasi

17 Juli 2026 - 16:27 WIB

Trending di Nasional