JAKARTA | Harian Merdeka
Kantor Satuan Pengamanan Objek Vital (Sat Pamobvit) Polres Metro Bekasi dan Kantor Polsek Babelan, serta renovasi Polsek Setu dan Polsek Kedung Waringin diresmikan Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri, Selasa, 17 Maret 2026.
Peresmian yang berlangsung sejak pukul 10.30 WIB itu dihadiri Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono, jajaran pejabat utama Polda Metro Jaya, Forkopimda Kabupaten Bekasi, hingga perwakilan kawasan industri dan tokoh masyarakat.
Kapolres Metro Bekasi, Sumarni, dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan pengamanan di wilayah industri.
“Pembangunan ini bukan sekadar penambahan gedung, tetapi bagian dari upaya kami meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Sumarni.
Ia menekankan bahwa wilayah Kabupaten Bekasi memiliki karakteristik khusus sebagai kawasan industri nasional yang membutuhkan pengamanan optimal.
“Kabupaten Bekasi adalah salah satu pusat industri terbesar di Indonesia. Oleh karena itu, pengamanan objek vital harus dilakukan secara maksimal dan profesional,” katanya.
Menurutnya, keberadaan Kantor Sat Pamobvit yang baru akan memperkuat fungsi pengamanan di kawasan strategis.
“Sat Pamobvit memiliki peran penting dalam menjaga objek vital nasional. Dengan fasilitas yang lebih representatif, kami berharap respons terhadap potensi gangguan keamanan bisa lebih cepat dan tepat,” jelasnya.
Sumarni juga menambahkan bahwa peningkatan sarana harus berdampak langsung pada kualitas kinerja anggota di lapangan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap personel dapat bekerja secara optimal, didukung fasilitas yang memadai dan lingkungan kerja yang baik,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kinerja jajaran Polres Metro Bekasi dalam merealisasikan pembangunan tersebut.
“Saya mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh Polres Metro Bekasi. Ini adalah langkah nyata dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.
Kapolda menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Jangan hanya bangunannya yang bagus, tetapi personelnya juga harus profesional, berintegritas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Kepercayaan masyarakat adalah hal utama. Berikan pelayanan terbaik, humanis, dan transparan dalam setiap pelaksanaan tugas,” lanjut Asep Edi Suheri.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda turut menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keamanan wilayah.
“Kamtibmas tidak bisa dijaga sendiri oleh Polri. Dibutuhkan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, stabilitas keamanan menjadi faktor utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Jika keamanan terjaga, maka investasi akan tumbuh, dan kesejahteraan masyarakat pun ikut meningkat,” ujarnya.
Selain peresmian, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial Polri.
“Kami ingin kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam sisi kemanusiaan dan sosial,” kata Sumarni.
Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke fasilitas baru.
“Dengan adanya fasilitas ini, kami berharap pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, tepat, dan maksimal,” pungkas Sumarni.
Peresmian ini diharapkan semakin memperkuat peran Polri dalam menjaga keamanan wilayah hukum Polres Metro Bekasi, khususnya di kawasan industri strategis yang menjadi motor penggerak ekonomi nasional. (Egi)







