Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 4 Okt 2024 14:43 WIB ·

Pemkab Bekasi Siapkan Pendamping Petugas SSGI


Pemkab Bekasi Siapkan Pendamping Petugas SSGI Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyiapkan pendampingan petugas Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) melalui rapat koordinasi bersama tim survei penanggung jawab teknis, enumerator, dan updater program.

“Survei Status Gizi Indonesia merupakan program nasional yang bertujuan untuk memantau serta menganalisis kondisi gizi masyarakat Indonesia,” ujar Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Jaoharul Alam setelah memimpin rapat di Cikarang, dikutip antaranews com, Kamis.

Lebih lanjut, Jaoharul menjelaskan, data yang dihasilkan dari survei akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk merumuskan kebijakan yang tepat guna mengatasi masalah gizi buruk, kekurangan gizi, atau stunting.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bekasi sejak jauh hari telah menerima informasi tersebut, sehingga pihaknya tinggal meneruskan kepada para kepala puskesmas, camat, hingga kepala desa untuk melakukan persiapan pendampingan.

“Jadi manakala petugas survei dari Sucofindo dan tim bergerak ke lapangan bisa didampingi sesuai dengan sasaran yang diinginkan,” katanya.

Dia berharap, pendampingan survei nanti bisa sejalan dengan program-program penanganan stunting yang telah dilakukan bersama dengan unsur terkait, termasuk dunia usaha.

Jaoharul menjelaskan tujuan survei ini untuk mendapatkan gambaran terukur mengenai status gizi balita stunting sampai obesitas. Survei ini akan dilaksanakan di 21 kecamatan, 75 desa, dan 85 blok sensus se-Kabupaten Bekasi.

“Dengan SSGI kami berharap pelaku kepentingan memahami mekanisme SSGI. Karena itu kita kumpulkan hari ini. Komitmen dan dukungan stakeholder untuk dapat mengawal pelaksanaan survei ini sangat diperlukan untuk memastikan proses berjalan lancar,” ucapnya.

Dirinya juga menyatakan hasil survei ini akan menjadi dasar bagi berbagai kebijakan yang akan datang dengan sasaran kegiatan memberikan kualitas kesehatan lebih baik.

“Informasi yang diperoleh dari pengolahan data bisa membantu membuat tujuan rencana jangka panjang, khususnya dalam penanganan stunting di Kabupaten Bekasi,” katanya.

Dia meminta para kepala puskesmas, Dinas Kesehatan, dan dinas terkait lain bisa membantu tim survei dengan para unsur di wilayah untuk menyukseskan pelaksanaan survei selama 10 hari tersebut. (jr)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sebut Proyeksi BI Cuma Pembelaan Diri, CBA Desak Perry Warjiyo Mundur Jika Rupiah Anjlok

5 Juni 2026 - 10:40 WIB

Pupuk Kaltim Borong Tiga Penghargaan TOP CSR Awards 2026

5 Juni 2026 - 10:38 WIB

Resmi Dilantik, Kapolda Metro Jaya Minta 993 Bripda Baru Jaga Integritas

5 Juni 2026 - 10:24 WIB

Forsiber Desak KPK dan Kejaksaan Usut Pengadaan di Korlantas Polri

4 Juni 2026 - 13:36 WIB

PBHI Jakarta Apresiasi Penegakan Hukum di Era Prabowo

4 Juni 2026 - 13:20 WIB

Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional Usai Pencopotan Dadan

3 Juni 2026 - 10:54 WIB

Trending di Nasional