Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Pendidikan · 26 Mei 2025 14:07 WIB ·

Pemkab Tangerang Luncurkan Program Aspontren


Pemkab Tangerang Luncurkan Program Aspontren Perbesar

TANGERANG | Harian Merdeka

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi meluncurkan Program Asrama Pondok Pesantren (Aspontren), sebuah inisiatif strategis untuk menyediakan hunian yang layak, sehat, dan manusiawi bagi para santri. Program ini mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak, termasuk dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tangerang.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengatakan bahwa Program Aspontren tidak hanya fokus pada penyediaan sarana sanitasi yang memadai, tetapi juga menjawab kebutuhan mendasar santri akan tempat tinggal yang mendukung kenyamanan belajar serta peningkatan mutu pendidikan pesantren.

“Aspontren merupakan kelanjutan dari program Sanitren (Sanitasi Pesantren) yang telah membangun lebih dari 700 unit sanitasi di pondok pesantren se-Kabupaten Tangerang,” jelas Maesyal Rasyid saat peluncuran program, Sabtu (24/5/2025).

Ia menambahkan, program ini juga merupakan bentuk nyata komitmen Pemkab Tangerang dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya di bidang pendidikan inklusif, kesehatan lingkungan, dan penyediaan infrastruktur dasar. Pemerintah daerah pun mengajak seluruh pihak untuk mendukung implementasi Aspontren demi terwujudnya pesantren yang unggul, bersih, sehat, dan berdaya saing.

Sementara itu, Plt. Asisten Daerah I Bidang Kesejahteraan dan Kesra, Firzada Mahallai, menyebutkan bahwa pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia memiliki peran besar dalam pembentukan karakter santri yang disiplin dan mandiri. Namun, masih banyak pesantren yang menghadapi keterbatasan fasilitas, khususnya dalam hal hunian.

“Banyak asrama santri yang belum memenuhi standar kelayakan. Ini tentu berdampak pada kenyamanan serta kualitas pembelajaran,” ujarnya.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Tangerang 2025–2030, Pemkab menargetkan pembangunan 700 unit asrama untuk 700 pondok pesantren. Pada tahap awal tahun 2025, akan dibangun 45 unit dan dilanjutkan secara bertahap hingga mencapai target penuh.

Ketua GP Ansor Kabupaten Tangerang, Asdiansyah, turut mengapresiasi peluncuran Program Aspontren tersebut. Ia menyebut, program ini merupakan terobosan strategis yang menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas kehidupan santri.

“Program ini sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda. Ini juga bisa menjadi solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi remaja melalui pendekatan moral dan keagamaan,” ujar Asdiansyah yang akrab disapa Meong, Minggu (25/5/2025).

Ia menambahkan, program Aspontren selaras dengan visi Bupati dan Wakil Bupati yang ingin menjadikan Kabupaten Tangerang sebagai daerah yang religius dan berbudaya. Apalagi, sejarah Kabupaten Tangerang sangat erat kaitannya dengan tokoh ulama besar, Syekh Raden Arya Wasangkara, seorang Waliyullah dan pengarang kitab.

“Langkah ini sangat tepat dan sesuai dengan akar nilai-nilai keislaman serta tradisi pendidikan pesantren yang telah mengakar di masyarakat kita,” pungkas Meong. (Hab)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DSI Pamerkan 300 Drone di PPI Curug, Inspirasi Baru Taruna Aviasi

16 April 2026 - 12:07 WIB

Gelar Program Expert Goes to School, Diskominfo Tangsel Bikin Siswa SMKN 6 Tangsel Siap Hadapi Dunia Digital,

16 April 2026 - 11:51 WIB

Kasek dan Guru SMKN 1 Idanogawo Diperiksa Cabdis Terkait Dugaan Pungli

12 April 2026 - 21:35 WIB

Disebut Kendalikan Pungli Tunjangan Guru di Kepulauan Nias, Siapa Oknum Guru ASN Bermarga Barus?

8 April 2026 - 11:14 WIB

Dugaan Pungli Tunjangan Guru di SMKN 1 Idanogawo, DPRD Sumut Minta Pelaku Diproses Hukum

5 April 2026 - 21:42 WIB

Skandal Dugaan Pungli Dasus di SMKN 1 Idanogawo, Guru Dipalak Lebih Satu Bulan Gaji

3 April 2026 - 11:34 WIB

Trending di Pendidikan