Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Pendidikan · 15 Mei 2025 12:00 WIB ·

Pemkot Tangerang Turunkan Psikolog ke Sekolah, Cegah Kekerasan dan Jaga Kesehatan Mental Anak


Pemkot Tangerang Turunkan Psikolog ke Sekolah, Cegah Kekerasan dan Jaga Kesehatan Mental Anak Perbesar

TANGERANG | Harian Merdeka

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan ramah anak. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Pemkot Tangerang menurunkan tim psikolog ke sekolah-sekolah, guna melakukan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak.

Kali ini, sosialisasi pencegahan kekerasan pada anak digelar di SMP IT Al Mustofa, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang dengan mendatangkan psikolog dari Puspaga Kota Tangerang, Rabu (14/5/25).

Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian menyatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari program strategis Pemkot Tangerang untuk menekan angka kekerasan di lingkungan pendidikan serta meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan tenaga kependidikan akan pentingnya kesehatan mental dan perlindungan anak.

“Melibatkan psikolog dalam kegiatan sosialisasi ini adalah langkah konkret untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keberanian dalam menghadapi serta melaporkan kekerasan yang mungkin terjadi di sekolah,” jelas Tihar.

Sosialisasi ini tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga guru dan orang tua. Dalam sesi-sesi yang berlangsung interaktif, psikolog memberikan edukasi seputar bentuk-bentuk kekerasan, cara mengenali tanda-tanda kekerasan pada anak, serta strategi pencegahan yang bisa diterapkan di lingkungan sekolah maupun keluarga.

“Dalam kesempatan ini, psikolog Puspaga Kota Tangerang juga menyediakan ruangan dan waktu untuk membuka layanan konseling singkat untuk siswa yang ingin berbicara langsung mengenai masalah yang dihadapi. Yakni, sebagai bentuk dukungan awal terhadap kesehatan mental anak-anak di sekolah,” papar Tihar.

“Selanjutnya, jika dibutuhkan penanganan konseling lanjutan akan diarahkan ke Puspaga Kota Tangerang di Gedung Cisadane secara gratis, untuk siswa, orang tua, atau keluarga di Kota Tangerang,” tambahnya

Kata Tihar, program ini akan terus diperluas ke seluruh sekolah di Kota Tangerang secara bertahap.

“Kami ingin memastikan setiap anak di Kota Tangerang ini tumbuh di lingkungan yang mendukung, aman, dan penuh kasih. Sekolah harus menjadi tempat yang nyaman, bukan menakutkan,” tutup Tihar. (wil/dam)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DSI Pamerkan 300 Drone di PPI Curug, Inspirasi Baru Taruna Aviasi

16 April 2026 - 12:07 WIB

Gelar Program Expert Goes to School, Diskominfo Tangsel Bikin Siswa SMKN 6 Tangsel Siap Hadapi Dunia Digital,

16 April 2026 - 11:51 WIB

Kasek dan Guru SMKN 1 Idanogawo Diperiksa Cabdis Terkait Dugaan Pungli

12 April 2026 - 21:35 WIB

Disebut Kendalikan Pungli Tunjangan Guru di Kepulauan Nias, Siapa Oknum Guru ASN Bermarga Barus?

8 April 2026 - 11:14 WIB

Dugaan Pungli Tunjangan Guru di SMKN 1 Idanogawo, DPRD Sumut Minta Pelaku Diproses Hukum

5 April 2026 - 21:42 WIB

Skandal Dugaan Pungli Dasus di SMKN 1 Idanogawo, Guru Dipalak Lebih Satu Bulan Gaji

3 April 2026 - 11:34 WIB

Trending di Pendidikan