Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Pemerintahan · 7 Jul 2025 15:20 WIB ·

Pemkot Tangsel Ajukan Revisi APBD 2025, Fokus pada Banjir, Pendidikan, dan Gaji PPPK


Pemkot Tangsel Ajukan Revisi APBD 2025, Fokus pada Banjir, Pendidikan, dan Gaji PPPK Perbesar

SERPONG | Harian Merdeka

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) resmi mengajukan perubahan struktur belanja daerah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2025. Revisi ini menandai komitmen Pemkot dalam memperkuat program-program prioritas yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menjelaskan bahwa penambahan anggaran terutama difokuskan pada penanganan banjir, bedah rumah, perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan sektor pendidikan, serta pengalokasian gaji bagi ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Belanja pegawai naik untuk PPPK yang baru dilantik. Gajinya tetap dianggarkan di APBD-P 2025 ini, tapi tunjangan prestasi pegawainya baru akan dianggarkan di tahun depan,” ujar Benyamin, usai rapat paripurna penyampaian Nota Keuangan Raperda Perubahan APBD 2025 di Gedung DPRD Tangsel, belum lama ini.

Tercatat, sebanyak 6.139 PPPK yang dilantik pada 30 Juni 2025 akan menerima gaji dari tambahan belanja pegawai sebesar lebih dari Rp135 miliar.

Pemerataan Anggaran untuk Program Strategis

Dalam struktur APBD-P 2025, anggaran tambahan juga dialokasikan ke berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas SDABMBK, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, serta Dinas Perkimta.

Penanganan banjir menjadi salah satu fokus utama dengan tambahan anggaran untuk Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK), guna mempercepat proyek normalisasi saluran air dan pembangunan sistem drainase.

Sementara itu, program bedah rumah menargetkan warga berpenghasilan rendah yang tinggal di hunian tak layak. Program ini diharapkan mampu mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Di sektor pendidikan, tambahan anggaran akan digunakan untuk renovasi sekolah, pengadaan sarana belajar, serta peningkatan kualitas tenaga pendidik. Adapun infrastruktur jalan juga mendapat perhatian khusus, mengingat mobilitas warga Tangsel yang semakin meningkat.

Responsif Terhadap Kebutuhan Masyarakat

Revisi APBD-P 2025 dinilai sebagai langkah responsif Pemkot Tangsel dalam menjawab dinamika pembangunan dan aspirasi masyarakat. Dengan menjaga keseimbangan antara belanja rutin dan pembangunan, pemerintah optimistis realisasi program dapat berjalan optimal hingga akhir tahun anggaran.

Langkah ini juga menunjukkan tekad Pemkot Tangsel dalam mewujudkan kota yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan, serta memastikan anggaran publik dikelola secara pro-rakyat.(ris/hmi)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kepala Satpol PP Dahlan : Pemkot Tangsel Berantas Barang Ilegal Lindungi Masyarakat

22 April 2026 - 12:37 WIB

Ka. Lapas Kelas IIB Gunungsitoli Serahkan SK Kenaikan Pangkat kepada 21 ASN

22 April 2026 - 11:14 WIB

Soal Anggaran Pengadaan IT Rp 1,2 Triliun, kepala BGN Dadan Hidayan Pastikan Transparan

21 April 2026 - 16:57 WIB

Jalan Desa Puluhan Tahun Rusak, Kini Mulus Berkat Program Bang Andra

21 April 2026 - 12:21 WIB

Perketat Kawasan Hukum dan Pengelolaan Anggaran Pemkot Tangsel Gandeng Kejari

17 April 2026 - 12:04 WIB

Sekda Bambang : Pemkot Tangsel Borong BUMD Award 2026 Predikat Bintang 5

14 April 2026 - 16:54 WIB

Trending di Pemerintahan