TANGSEL | Harian Merdeka
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) Bakan menggandeng psikolog untuk memulihkan korban bencana.
Sekretaris BPBD Tangsel, Essa Nugraha mengatakan, upaya ini dilakukan guna meningkatkan layanan pendampingan psikologi untuk korban dapat dilakukan lebih cepat dan tepat saat bencana terjadi.
Essa menjelaskan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel memperkuat kesiapsiagaan pemulihan pasca bencana dengan menggandeng Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI)Banten.
Lebih lanjut, Essa menyampaikan layanan trauma healing adalah bagian penting dari program rehallbilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Menurut dia, pendampingan psikologi diperlukan agar masyarakat yang terdampak bisa kembali pulih secara mental.
” Kalau terjadi bencana , salah satu tugas pokok kami adalah melakukan trauma healing agar warga tidak larut dam kesedihan. Mereka harus pendampingan supaya bisa lekas sembuh,” kata Essa, Senin (24/11/2025).
Essa menyampaikan, karena BPBD mempunyai keterbatasan jumlah personel, maka kerja sama dengan HIMPSI ini menjadi langkah strategis.
Diketahui, nota kesepahaman kerja sama telah ditandatangani, dan HIMPSI Banten memastikan seluruh anggotanya siap terlibat dalam penanganan bencana di Tangsel.
” Mereka bersedia aktif, baik saat terjadi bencana maupun dalam kegiatan penanggulangan mulai dari pra hingga pascabencana.Jumlahnya ada ratusan psikolog yang tergabung menjadi anggota HIMPSI Banten,” ujarnya.
BPBD Tangsel memimiki tim reaksi cepat yang sudah mendapatkan pelatihan trauma healing dari HIMPSI.Tim ini diterjunkan tidak hanya untuk evaluasi dan bantuan darurat, tetapi juga untuk mendampingi korban dari sisi psikologis.
Essa mencontohkan saat insiden rumah meledak akibat gas di Pamulang, BPBD langsung menurunkan tim reaksi cepat dan memberikan pendampingan psikologis kepada warga yang terdampak.
Selain itu, kata dia pelatihan trauma healing rutin digelar agar petugas tetap siap turun lapangan kapak di butuhkan.
” Begitu bencana terjadi , tim langsung bergerak.Selain evakuasi dan bantuan, kami juga melakukan trauma healing supaya kondisi mental korban cepat pulih.
(Agus Irawan).







