Menu

Mode Gelap
Hotel Santika Premiere Bintaro hadirkan Sensasi Kuliner Lezat di Bulan Mei 2024 Sarwendah Somasi Lima Akun Tik Tok Kevin Sanjaya Mundur dari Pelatnas Serikat Perusahaan Pers (SPS) Tolak Draft RUU Penyiaran, Minta DPR Tinjau Ulang Shin Tae-yong Siap Perpanjang Kontrak dengan PSSI Hingga 2027

Daerah · 19 Nov 2023 13:12 WIB ·

Pemprov DKI Gandeng Tiktok Beri Pelatihan Digital kepada Pelaku UMKM


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meraih penghargaan Anugerah Pengadaan 2023 kategori nilai transaksi Produk Dalam Negeri (PDN) terbesar serta kategori nilai transaksi belanja produk Usaha Menengah dan Kecil (UMK) terbesar untuk tingkat provinsi. (ist) Perbesar

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meraih penghargaan Anugerah Pengadaan 2023 kategori nilai transaksi Produk Dalam Negeri (PDN) terbesar serta kategori nilai transaksi belanja produk Usaha Menengah dan Kecil (UMK) terbesar untuk tingkat provinsi. (ist)

JAKARTA | Harian Merdeka

Untuk meningkatkan penjualan melalui pemanfaatan teknologi digital, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng TikTok untuk memberi pelatihan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Jadi kita ketemu TikTok itu untuk membicarakan bagaimana pengembangan UMKM ke depan dan kita akan sinergi untuk melakukan pelatihan-pelatihan kepada UMKM,” kata Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo usai melakukan pertemuan dengan TikTok di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, kemarin.

Pelatihan yang diberikan terkait pemahaman digitalisasi dalam berjualan, agar para pelaku UMKM di lingkungan Pemprov DKI Jakarta bisa lebih mengenal untuk kemudian menerapkannya.

“Contoh bagaimana supaya UMKM itu bisa mengenal digitalisasi, UMKM masuk dan berjualan. Bukan jualan di TikTok, tapi ini hanya pelatihan saja. Untuk jualannya itu ada di market place seperti tokopedia, masuk ke dalam buka lapak, itu kan ada cara-caranya,” jelas Ratu.

Selain itu, Ratu menyebut ada 370 ribu pelaku usaha yang tergabung dalam komunitas JakPreneur. Tapi tidak semua para pelaku UMKM tersebut diikutsertakan dalam pelatihan, hanya yang sesuai kebutuhan saja.

“Yang ikut pelatihan dari kita. Jadi kita punya pendamping kan dari kecamatan. Ada delapan orang pendamping, nanti dilihat diajak siapa yang mau ikut pelatihan ini,” ucap Ratu.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meraih penghargaan untuk kategori nilai transaksi Produk Dalam Negeri (PDN) terbesar di tingkat provinsi pada Anugerah Pengadaan 2023.

Ratu menyebut capaian DKI Jakarta terus meningkat hingga akhir tahun sebagai bentuk komitmen mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri.

Ratu yang juga Ketua Harian Tim Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Provinsi DKI Jakarta menyebut penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas komitmen belanja PDN dalam RAPBD DKI Jakarta 2023 kepada Kementerian Dalam Negeri pada 2022 sebesar Rp15,85 triliun.

Pemprov DKI Jakarta sudah melakukan realisasi pelaksanaan PDN mencapai Rp13,1 triliun pada 2023 atau 82,6 persen dari komitmen belanja PDN dalam RAPBD 2023.(you/jr)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penyelenggaraan World Water Forum di Bali Buka Probabilitas Investasi

15 Mei 2024 - 12:25 WIB

Ketua PAC PP Belawan Minta Pemerintah Tutup Aktivitas Depo Peti Kemas PT Jaya Industri Utama

14 Mei 2024 - 12:29 WIB

Masyarakat Diajak Sukseskan CFD

13 Mei 2024 - 09:42 WIB

Pemprov Banten Tempatkan Pengelolaan Seluruh RKUD di Bank Banten

6 Mei 2024 - 12:56 WIB

Berani Beda: SMA-SMK Mulia Buana Gelar Wisuda Mewah, Meski Kemendikbudristek Sebut Tak Wajib

2 Mei 2024 - 08:09 WIB

Penanganan Kawasan Kumuh Diminta Diselesaikan dengan Multi Fungsi

30 April 2024 - 09:44 WIB

Trending di Daerah