Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Kesehatan · 18 Jul 2024 11:57 WIB ·

Pengobatan TBC Membutuhkan Waktu dan Kesabaran


Pengobatan TBC Membutuhkan Waktu dan Kesabaran Perbesar

TANGERANG | Harianmerdeka

Tuberkulosis atau TBC, penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, tetap menjadi salah satu penyakit menular paling umum dan mematikan di dunia.

Namun, menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, terdiagnosis TBC bukanlah akhir dari segalanya. Dengan pengobatan yang tepat dan teratur, TBC dapat disembuhkan sepenuhnya.

Dr.Dini menuturkan bahwa proses pengobatan TBC memerlukan waktu dan kesabaran, dengan durasi minimal enam bulan penuh. Pengobatan ini terbagi ke dalam dua tahap: tahap awal dan tahap lanjutan. “Tahap awal lebih berfokus kepada menurunkan jumlah bakteri dan meminimalkan pengaruhnya. Sementara, tahap lanjutan berfokus pada membunuh sisa-sisa bakteri yang masih ada pada tubuh,” jelas dr. Dini.

Penyembuhan TBC tidak bisa dilakukan sekaligus karena tahapan pengobatan tersebut bertujuan untuk memastikan bakteri TBC benar-benar hilang. “Harus dipahami, gejala hilang bukan berarti bakteri TBC-nya juga sudah hilang. Tetap patuhi anjuran pengobatan dari dokter, patuhi jadwal pengobatan secara teratur untuk kesembuhan yang sukses dan pelan-pelan saja,” tambah dr. Dini.

Dirinya menekankan pentingnya semangat dan ketekunan bagi pasien TBC dalam menjalani pengobatan.
“Ketika seseorang didiagnosis dengan TBC, sangat penting untuk tidak menyerah dan terus berjuang melawan penyakit ini, selama durasi minimal enam bulan konsumsi obat tanpa putus. Dengan pengobatan yang tepat dan dukungan dari dokter serta keluarga, kesembuhan dari TBC sangat mungkin terjadi,” ujar dr. Dini.

TBC bukanlah akhir dari segalanya. Pengobatan yang tepat, pencegahan, serta dukungan yang memadai dapat membantu seseorang sembuh sepenuhnya dari penyakit ini dan hidup seperti biasanya.
Dr. Dini menutup pesannya dengan penuh harapan, “Jika terdiagnosis TBC, jangan menyerah dan teruslah berjuang untuk kesembuhan.”

Dengan edukasi dan motivasi yang terus diberikan oleh para tenaga kesehatan seperti dr. Dini Anggraeni, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya pengobatan TBC yang tepat dan teratur, sehingga angka kesembuhan dapat meningkat dan penyebaran penyakit ini dapat ditekan.
(ali/ris)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis

9 Juni 2026 - 15:17 WIB

Lapas Kelas IIB Gunungsitoli Gandeng Dinkes, WBP Diberi Edukasi Virus Hanta dan Pemeriksaan Kesehatan

9 Juni 2026 - 11:14 WIB

Curhat Keluarga Pasien soal RSUD Thomsen Nias Ramai di Medsos, Ini Klarifikasi Rumah Sakit

25 Mei 2026 - 12:11 WIB

Dinkes Tangsel Ingatkan Warga Bahaya Penyakit Virus Hantavirus, Perhatikan Lingkungan

18 Mei 2026 - 10:48 WIB

Mengenal Hantavirus: Ancaman Kesehatan dari Paparan Tikus yang Perlu Diwaspadai

12 Mei 2026 - 17:08 WIB

Benyamin Targetkan Penurunan Stunting Hingga 2027 Harus Tercapai

5 Mei 2026 - 14:56 WIB

Trending di Kesehatan