Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Daerah · 13 Okt 2023 16:41 WIB ·

Pj Gubernur Banten Hadiri Festival Surosowan


Pj Gubernur Banten Hadiri Festival Surosowan Perbesar

BANTEN | Harian Merdeka

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menghadiri Festival Budaya Surosowan 2023 di Kawasan Keraton Kesultanan Banten, Kasemen, Kota Serang, Kamis (12/10/2023). Festival Budaya dengan tema Hajatan Ageng Surosowan itu merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Banten dengan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

“Ini menjadi bagian yang memantik aktivitas UMKM yang berbasis kebudayaan, produk-produk kesenian yang berkontribusi atas aktivitas ekonomi. Aktivitas ekonomi terus didorong untuk menguatkan daya beli,” ungkap Al Muktabar.

“Kemudian ada kompetisi budaya, seperti lomba kreativitas musik tradisional, lomba masak angeun lada dan lomba permainan tradisional,” tambahnya.

Dikatakan, makanan tradisional merupakan fenomena kebudayaan. Kebudayaan pun ikut menentukan makanan yang dapat disajikan.

“Dengan demikian, makanan bukan sekedar untuk mempertahankan hidup, melainkan juga untuk mempertahankan kelestarian kebudayaan,” jelas Al Muktabar.

Dalam kesempatan itu, Al Muktabar juga memaparkan bahwa saat ini Pemprov Banten bersama DPRD Provinsi Banten sedang membahas Rancangan Peraturan Daerah Objek Pemajuan Kebudayaan.

Diharapkan, dari rancangan peraturan daerah ini mampu menjadi simpul hukum kebudayaan di Provinsi Banten. Kearifan lokal yang berkembang bisa terlindungi. Termasuk membuka ruang pengembangan dan inovasi berbasis Kebudayaan.

Sementara Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Ristek Hilman Farid mengatakan Festival Surosowan merupakan gelaran para pihak. Di antaranya Kemendikbud Ristek, Pemprov Banten, serta para seniman.

Dikatakan, Festival Surosowan dilaksanakan untuk mengangkat berbagai aspek sejarah dan kebudayaan di Provinsi Banten. Tujuannya untuk merayakan keberagaman di Provinsi Banten, juga untuk melihat potensi kekayaan budaya yang bisa dikembangkan. Mulai dari ekonomi kreatif, tujuan wisata, hingga kesenian itu sendiri.

Farid berharap, Festival Surosowan bisa menjadi kegiatan rutin tahunan. “Bisa berlangsung terus ke depan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Festival Surosowan digelar pada tanggal 12 s.d 15 Oktober 2023, Festival Budaya Surosowan bertujuan untuk merekonstruksi dan menceritakan masa lalu yang berkorelasi dengan masa kini.

Pada Festival Budaya Surosowan, berbagai kegiatan dilaksanakan seperti pameran warisan budaya, pasar kuliner tradisional, pasar seni dan UMKM, hingga pawai budaya.(hmi)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Drainase Buruk Picu Bencana Berkepanjangan

23 Januari 2026 - 15:05 WIB

Benyamin Tegaskan Hukuman Berat bagi Pelaku Pelecehan Siswa SD

23 Januari 2026 - 15:01 WIB

Banjir Kepung Kota Tangerang, 318 Warga Mengungsi di 42 Titik

23 Januari 2026 - 14:09 WIB

Kapolda Jabar Pastikan 11 Korban Tewas di Tambang Emas Gunung Pongkor Bogor

22 Januari 2026 - 17:17 WIB

​Pesan Irjen Pol Abdul Karim Saat Tutup Pembinaan Tradisi Bintara Divpropam di Pandeglang

22 Januari 2026 - 17:15 WIB

Farhan Tegaskan: Teknologi Termal Kecil Dilarang di Bandung

22 Januari 2026 - 16:57 WIB

Trending di Daerah