Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 9 Okt 2025 10:31 WIB ·

Pramono Tolak Atlet Israel ke Jakarta


Pramono Tolak Atlet Israel ke Jakarta Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, secara tegas tidak mengizinkan kehadiran atlet Israel pada kejuaraan dunia senam 2025 di Jakarta.

“Tentang atlet Israel, kalau ke Jakarta tentunya sebagai Gubernur, dalam kondisi seperti ini pasti saya tidak mengizinkan,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, dikutip, Rabu.

Ia berharap, pemerintah maupun organisasi bisa berpikir seribu kali untuk mengundang atlet dari Israel.  Bahkan, beliay menegaskan seharusnya visa atlet Israel itu tak usah dikeluarkan biar tak datang ke Jakarta.

“Karena tak ada manfaatnya dalam kondisi seperti ini ada atlet gymnastic itu bertanding di Jakarta. Pasti akan menyulut, memantik kemarahan publik dalam kondisi seperti ini,” kata Pramono.

Pramono menekankan hal itu karena memori tentang apa yang terjadi di Gaza masih sangat melekat di masyarakat, sehingga kehadiran atlet tersebut bisa memicu amarah publik. “Kita, apalagi pidato Pak Presiden Prabowo Subianto di PBB sudah ‘clear’, jelas, jadi tidak perlu diterjemahkan lagi,” kata Pramono.

Hal serupa juga dikemukakan Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta agar pemerintah bersikap tegas terkait keikutsertaan atlet Israel dalam ajang World Artistic Gymnastics Championships 2025 di Jakarta pada Oktober ini.

Ia mengatakan izin bagi atlet Israel untuk bertanding di Tanah Air tidak hanya berpotensi menimbulkan polemik publik, tetapi mencederai amanat konstitusi yang menolak segala bentuk penjajahan.

“Pemerintah harus menunjukkan sikap politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif, berpihak pada kemanusiaan dan sesuai amanat konstitusi. Jangan sampai kita kebobolan lagi soal keikutsertaan Israel dalam ajang olahraga internasional,” ujarnya.

Sebagai anggota Komisi I DPR yang membidangi hubungan luar negeri, lanjut Sukamta, Indonesia sejak awal kemerdekaan selalu konsisten menolak penjajahan dan mendukung kemerdekaan Palestina.

Hal itu tercermin dalam pembukaan UUD 1945 yang menyatakan bahwa “penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan”.

Sebelumnya diberitakan, keputusan otoritas Indonesia yang dikabarkan memberi izin partisipasi atlet Israel dalam World Artistic Gymnastics Championships 2025 di Jakarta, memantik tanda tanya besar di tengah sikap politik luar negeri Indonesia yang selama ini tegas menentang agresi Israel terhadap Palestina.

Federasi Senam Israel pada Minggu (5/10) mengumumkan bahwa mereka telah mendaftarkan diri untuk tampil dalam ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 19–25 Oktober mendatang. Pernyataan itu dirilis melalui Jewish News Syndicate (JNS), disertai klaim bahwa “otoritas Indonesia telah memberi pemberitahuan resmi bahwa atlet Israel akan diterima untuk berpartisipasi.”

Langkah ini sontak mengundang sorotan publik internasional. Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, selama ini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, bahkan secara konsisten mengecam serangan militer negara tersebut ke Jalur Gaza yang menewaskan ribuan warga sipil, termasuk anak-anak.

Kabar ini mengingatkan publik pada sanksi FIFA terhadap Indonesia tahun lalu, ketika tuan rumah dicoret dari Piala Dunia U-20 karena menolak kehadiran tim nasional Israel. Kini, dengan status tuan rumah Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025, pemerintah tampak dihadapkan pada dilema serupa, antara prinsip diplomasi politik luar negeri dan kepentingan penyelenggaraan olahraga dunia.

“Kami telah menjalin komunikasi langsung dengan panitia penyelenggara dan percaya bahwa faktor di luar olahraga tidak akan mengganggu jalannya kompetisi,” ujar juru bicara Federasi Senam Israel dikutip dari JNS.

Mereka juga meminta jaminan keamanan penuh bagi kontingen Israel selama berada di Indonesia.

Salah satu nama yang berpotensi tampil adalah Artem Dolgopyat, peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 dan perak Olimpiade Paris 2024, nama besar yang membuat kehadiran Israel dalam ajang ini tak bisa dianggap kecil. (jr)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional Usai Pencopotan Dadan

3 Juni 2026 - 10:54 WIB

Karangan Bunga Gema Kosgoro untuk BGN: Dukung Prabowo Copot 3 Pejabat

3 Juni 2026 - 10:46 WIB

Sebut Pemerintah Dengar Aspirasi Publik, Sufmi Dasco Apresiasi Pergantian Kepala BGN

3 Juni 2026 - 10:35 WIB

Prabowo Tunjuk Nanik S. Deyang Jadi Kepala BGN Gantikan Posisi Dadan Hindayana

3 Juni 2026 - 10:30 WIB

Plesetan SPPG Dikecam, Hasan Nasbi Singgung Nasib Jutaan Pekerja Gizi

2 Juni 2026 - 10:13 WIB

Cak Imin Didukung Pimpin PBNU dalam Forum Dialog Kebangsaan di Sleman

1 Juni 2026 - 13:33 WIB

Trending di Nasional