Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Kriminal · 30 Jun 2025 11:01 WIB ·

Razia Pesantren Ilegal Dimulai, Pemprov Jabar Dukung Penuh Langkah Cak Imin


Razia Pesantren Ilegal Dimulai, Pemprov Jabar Dukung Penuh Langkah Cak Imin Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Indonesia, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), membentuk tim khusus (timsus) untuk merazia pesantren ilegal. Terutama pesantren di daerah Jawa Barat yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan lainnya.

Terkait dengan rencana itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengapresiasi dan setuju. Ia mengakui, tak sedikit kasus pelecehan seksual anak yang terjadi di lembaga-lembaga yang tak berijin tersebut.

“(Razia pesantren ilegal) saya setuju karena hari ini banyak kasus pelecehan anak di bawah umur, yang dilakukan oleh pimpinan dari lembaga-lembaga yang dianggap palsu itu,” ujar gubernur yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), pada peringatan Hari Jadi Cirebon ke-598, dikutip republika co id, Sabtu (28/6) lalu.

Ia mengakui, kasus ini pun terjadi masif di Jawa Barat. Pihaknya sejauh ini sudah menangani puluhan kasus bahkan mungkin ratusan kasus. Namun, Dedi menyatakan tak bisa mempublikasikannya. Pasalnya, para korbannya merupakan anak-anak di bawah umur.

“Tapi proses hukumnya terus berjalan. Di Sukabumi sudah ditangkap, di Kabupaten Bandung juga sudah ditangkap. Dan di beberapa daerah juga saya dorong terus dilakukan penanganan,” jelasnya.

Ia pun berpesan kepada para orang tua untuk berhati-hati saat menitipkan anak mereka ke lembaga pendidikan. Orang tua harus memastikan legalitas lembaga pendidikan yang akan menjadi tempat anak-anak mereka belajar. “Jangan sampai anaknya jadi korban,” tegas Dedi.

Dedi menambahkan, Pemprov Jabar pun terus mendukung upaya penertiban lembaga pendidikan yang tidak berijin. Untuk itu, ia sudah meminta Kanwil Kemenag Jabar untuk segera mendata pesantren yang berijin maupun yang tidak berijin.

“(Kalau pesantrennya tidak berijin), beri plang ‘Ini Pesantren Tidak Berijin’, gitu aja,” ujarnya. (jr)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

IRT Menang Lawan Pengembang Lavon SwanCity, Dana Ratusan Juta Dikembalikan

20 April 2026 - 13:27 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian dalam Insiden Tewasnya Empat Pekerja di Proyek Jagakarsa

8 April 2026 - 11:32 WIB

Polisi Tangkap Tersangka Penipuan Penjualan Motor Ilegal di Mampang

7 April 2026 - 16:47 WIB

Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Jadi Saksi Kasus Dugaan Penipuan DSI

2 April 2026 - 13:17 WIB

Polisi Amankan Penadah Barang Korban Kasus Mayat dalam Freezer di Bekasi

1 April 2026 - 11:01 WIB

Polda Banten Amankan Dua Terduga Pelaku TPPO di Cilegon

31 Maret 2026 - 11:52 WIB

Trending di Kriminal