Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 7 Nov 2023 19:17 WIB ·

Sempat Ditolak, Siswa Berkebutuhan Khususnya Akhirnya Bisa Magang


IS anak berkebutuhan khusus akhirnya bisa magang Perbesar

IS anak berkebutuhan khusus akhirnya bisa magang

TANGSEL | Harian Merdeka

Akhirnya IS, siswa berkebutuhan khusus di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pariwisata Puspa Wisata, Serpong, Kota Tangerang Selatan mendapatkan tempat untuk praktik kerja lapangan (PKL) atau magang di industri perhotelan.
Sebelumnya sempat ramai di jagat medsos, IS sempat mendapatkan kesulitan untuk mendapatkan tempat magang sekitar satu bulan lalu, karena berkebutuhan khusus.

Sebulan lamanya ibunda Irvane menunggu dan mencari tempat magang, namun tak kunjung dapat, akhirnya sang ibu mengadu Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie. Atas aduan itu, Dinas Pariwisata Tangsel menggelar pertemuan dengan Pengawas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kota Tangsel pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten dan Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Tangsel di kawasan Cilenggang, pada Kamis (12/10) lalu.
Pertemuan itu guna mencari jalan keluar untuk Irvine agar bisa menyelesaikan salah satu kurikulum yang berlaku di sekolahnya.

Kepala Dinas Pariwisata Tangsel Heru Sudarmanto mengatakan IS mulai melakukan PKL pada Senin (6/11). Menurutnya, IS berkesempatan PKL di Hotel Tuscany Boutique, BSD Intermark, departemen housekeeping. Kata dia, selama proses PKL, IS mendapatkan pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangsel.
Iya sudah dicoba mulai hari ini. Didampingi oleh DP3AP2KB. Kan dievaluasi secara aturan kan kalau ngga salah 4 bulanan. Hanya ini ini juga akan dievaluasi oleh pihak sekolah, Dindik, PHL dan dari DP3AP2KP.

“Kita juga libatkan teman teman dari DP3AP2KP pendampingan. Artinya kan dievaluasi, jangan sampai ada yang dirugikan. Kita tetap harus profesional,” tuturnya.

Ibunda IS, Indah tak dapat menutupi kebahagianya dan mengaku senang lantaran kesulitan yang dialami oleh anaknya itu kini sudah bisa teratasi. Terlebih, kata Inda, setiap peserta didik wajib mengikuti program itu selama enam bulan.

“Akhirnya putra saya bisa mulai melaksanakan PKL mulai hari ini, di Hotel Tuscany Boutique, BSD Intermark, departemen Housekeeping,” ucapnya seraya sampaikan ucapan terimakasih tak terhingga kepada Pak Benyamin Davnie selaku Wali Kota Tangsel dan seluruh pihak yang telah membantu putranya.(ard/brc)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Masuk Program 2026, P3A Tarunajaya Apresiasi Normalisasi Irigasi Tasikmalaya

15 Juni 2026 - 15:10 WIB

Kepala Desa se Kecamatan Cijeruk dan Cigombong Bantah Adanya Intervensi Oleh Jaro Ade

12 Juni 2026 - 15:19 WIB

Jaga Jakarta On The Spot, Kapolda Metro Jaya Dengarkan Langsung Keluhan dan Harapan Warga

11 Juni 2026 - 10:21 WIB

Anak Sekolah dan Petani Jadi Korban, Warga Titip Aspirasi Jembatan kepada TNI AD

8 Juni 2026 - 11:43 WIB

Dukung Mobilitas Warga, Satbrimob Polda Banten Revitalisasi Jembatan di Bayah

8 Juni 2026 - 10:34 WIB

Imbas Kebakaran Pasar Parung, MataHukum Minta Bupati Bogor Copot Direksi Pasar Tohaga

8 Juni 2026 - 10:18 WIB

Trending di Daerah