Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Politik · 19 Feb 2026 14:51 WIB ·

SIAGA 98 Desak KPK Usut Pembiayaan Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung, Diduga Dikendalikan Luhut Binsar Pandjaitan


SIAGA 98 Desak KPK Usut Pembiayaan Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung, Diduga Dikendalikan Luhut Binsar Pandjaitan Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan yang memastikan bahwa pemerintah Indonesia dan pemerintah China telah mencapai kesepakatan penting terkait restrukturisasi pembiayaan proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB).

Koordinator SIAGA 98, Hasanuddin mengatakan, dalam skema baru ini, masa pembayaran utang diperpanjang hingga 60 tahun, dengan tujuan meringankan beban keuangan proyek strategis nasional tersebut.

” Ini adalah aneh dan menimbulkan pertanyaan serius. Karena ini proyek besar yang melibatkan 2 entitas bisnis dan 2 negara,” kata Hasanuddin Kamis (19/2/2026).

Hasannudin mempertanyakan semudah ini restrukturisasi dan perubahan skema kontrak, seperti tidak lazim.

“Biasanya kontrak yang sudah disepakati sulit di rubah, apalagi terkualifikasi perjanjian kontrak bisnis internasional,” jelasnya.

Menurut dia, hal ini menimbulkan kecurigaan serius, jangan-jangan tekanan publik dan pemerhati bahwa ada dugaan mark up dan tindak pidana proyek tersebut benar adanya.

Apalagi secara teknis hal ini bukanlah urusan Luhut Binsar Pandjaitan.

Ia menegaskan, pernyataan LBP ini menunjukkan bahwa proyek ini dalam kendali LBP.

“Apa yang disampaikan LBP terkait restrukturisasi ini tidak bisa dijadikan pegangan, ia bukan pihak yang berkompeten,” tegasnya.

Karena itu, pihaknya meminta KPK segera usut proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

“Kami minta KPK segera mengusut hal ini,” ungkapnya.

(Agus).

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sekjen Golkar M. Sarmuji Tekankan Pentingnya Adaptasi bagi Kader Muda AMPG di Era Digital

13 Juli 2026 - 12:30 WIB

Sebut PBNU Perlu Perubahan, Cak Imin Dorong Munculnya Sosok Ketua Umum Baru

13 Juli 2026 - 12:27 WIB

Potret Kebersamaan Kapolri, Jaksa Agung, hingga Kepala BIN di Hari Koperasi ke-79

13 Juli 2026 - 12:05 WIB

Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia

10 Juli 2026 - 13:31 WIB

PDIP Pilih Jadi Penyeimbang, Sekjen Golkar: Silakan, Nanti Rakyat yang Menilai!

9 Juli 2026 - 14:10 WIB

PSI Tangsel Bergabungnya Narji Cagur Tambah Kekuatan di Masyarakat

9 Juli 2026 - 12:12 WIB

Trending di Politik