Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Nasional · 3 Mar 2026 15:17 WIB ·

Siapkan Ribuan Personel, Inilah Strategi Khusus Kapolri Amankan Arus Mudik & Balik 2026


Siapkan Ribuan Personel, Inilah Strategi Khusus Kapolri Amankan Arus Mudik & Balik 2026 Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Kapolri Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka kesiapan pelayanan dan pengamanan Operasi Ketupat 2026. Rapat tersebut digelar di Auditorium Mutiara PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).

Dalam arahannya, Kapolri menegaskan pentingnya optimalisasi pengamanan dan pelayanan selama arus mudik dan arus balik Lebaran. Menurutnya, seluruh persiapan harus dilakukan secara maksimal agar masyarakat dapat menjalani perjalanan dengan aman dan nyaman.

“Tentunya persiapan dan pengamanan harus benar-benar dilaksanakan secara optimal. Begitu pula pelayanan yang diberikan kepada masyarakat,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya.

Berdasarkan proyeksi, arus kendaraan terbanyak pada mudik tahun ini diperkirakan berasal dari Jawa Barat, Jabodetabek, dan Jawa Timur. Adapun lima daerah tujuan utama pemudik antara lain Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan, Polri akan menggelar Operasi Ketupat mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Operasi tahun ini mengusung tagline “Mudik Aman dan Keluarga Bahagia” dengan mengedepankan langkah preemtif dan preventif. Penegakan hukum tetap dilakukan, namun diupayakan seminimal mungkin agar operasi ini benar-benar menjadi pelayanan yang bersifat kemanusiaan.

Kapolri juga mengingatkan adanya jam rawan kecelakaan lalu lintas yang perlu diantisipasi, yakni pukul 09.00 hingga 12.00 siang. Dalam paparan Analisis dan Evaluasi Kecelakaan (Anev Laka), tercatat sebanyak 532 kecelakaan terjadi pada rentang waktu tersebut.

Secara umum, angka kecelakaan pada periode sebelumnya menunjukkan tren penurunan. Jumlah kecelakaan turun 31,43 persen, korban meninggal dunia menurun 53,24 persen, luka berat turun 7,19 persen, dan luka ringan berkurang 27,85 persen.

Adapun faktor penyebab kecelakaan yang paling dominan adalah gagal menjaga jarak aman, dengan total 1.156 kasus. Selain itu, kelalaian terhadap kendaraan di depan, kecepatan tinggi, serta kondisi pengemudi yang lelah dan mengantuk juga menjadi pemicu terjadinya kecelakaan.

Dalam Operasi Ketupat 2026, sebanyak 161 ribu personel gabungan dari TNI, Polri, dan berbagai pemangku kepentingan akan dikerahkan untuk mendukung pengamanan dan pelayanan arus mudik serta arus balik.

Kapolri berharap seluruh unsur yang terlibat dapat bekerja sama secara maksimal demi terwujudnya mudik yang aman, tertib, dan membahagiakan bagi masyarakat. (Egi)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Darurat Konten Negatif di Medsos, Komdigi Ingatkan Orang Tua: Dampingi Anak Saat Online!

6 Maret 2026 - 13:58 WIB

Lampu Kuning untuk Meta: Pemerintah Tegaskan Kepatuhan Digital Demi Jaga Stabilitas Nasional

5 Maret 2026 - 15:06 WIB

Polisi Peduli Rakyat: Kapolri Beri Apresiasi Tinggi Program Bedah Rumah di Jawa Barat

5 Maret 2026 - 14:52 WIB

Menu MBG di Siak Dikeluhkan, Bupati Minta Vendor Perbaiki Kualitas atau Putus Kontrak

5 Maret 2026 - 13:28 WIB

Bantah Isu Pembungkaman, Badan Gizi Nasional Ajak Warga Ikut Pantau Menu MBG lewat Medsos

5 Maret 2026 - 13:24 WIB

BGN Buka Suara, Pastikan Program Makan Bergizi Gratis di Bengkulu Aman dan Sesuai Prosedur

5 Maret 2026 - 13:01 WIB

Trending di Nasional