Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 1 Des 2025 12:51 WIB ·

Situasi Terkini Bencana Sibolga–Tapteng : Ribuan Warga Terdampak, Evakuasi Masih Berjalan


Situasi Terkini Bencana Sibolga–Tapteng : Ribuan Warga Terdampak, Evakuasi Masih Berjalan Perbesar

Tapanuli Tengah | Harian Merdeka

Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) memasuki hari keempat pasca bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), dan sejumlah titik di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Tim SAR gabungan melaporkan perkembangan terbaru penanganan korban, kondisi wilayah, serta situasi di lapangan yang masih diwarnai berbagai kendala.

Wilayah Terdampak

Di Tapteng, banjir merendam delapan kecamatan: Badiri, Pinangsori, Lumut, Sarudik, Tukka, Pandan, Tapian Nauli, dan Kolang. Longsor juga terjadi di tujuh titik, masing-masing di Badiri (1), Sibabangun (1), Lumut (2), Sarudik (1), dan Tapian Nauli (2).
Di Tapsel, banjir bandang dan longsor dilaporkan menerjang wilayah Aek Ngadol, Hutagodang, Garoga, Batuhoring, Hapesong Baru, dan Batang Toru.

Data Korban

Hingga H.4, korban dari Tapteng–Sibolga yang telah terverifikasi mencapai 2.302 kepala keluarga. Sebanyak 142 orang dilaporkan selamat, 1.023 orang dievakuasi, 65 meninggal dunia, dan 84 lainnya masih dalam pencarian.
Sementara itu di Tapsel, tercatat 23 warga terdampak, dengan tujuh orang meninggal dan 16 orang masih hilang.

Perkembangan Operasi SAR

Tim mobile dari Basarnas, dipimpin Capt dan Bayu, tiba di Posko Terpadu Tapteng dan langsung menggelar rapat koordinasi bersama pemerintah daerah dan unsur BPBD. Pembagian Search and Rescue Unit (SRU) dilakukan sebagai berikut:

Tim 1: Operasi SAR di Hutanabolon, Tapteng

Tim 2: Operasi SAR di Parombunan, Kota Sibolga

Tim 3: Siaga dan koordinasi di Posko SAR Nakula

Tim 4: Siaga di Posko Terpadu Sibolga

Tim 5: Siaga di Posko Terpadu Tapteng

Tim 6: Tim mobile/caraka

Kepala kantor SAR Nias Putu Arga Sudjarwadi SH MH melalui humasnya Asa Waruwu kepada Harian Merdeka (Sabtu, 29/11/2025) menyebutkan, personel kantor SAR Nias yang tiba melalui Pelabuhan ASP Sibolga langsung digeser ke Posko KN SAR Nakula untuk apel dan pembagian tugas lanjutan.

“Tim drone melakukan pemantauan udara di wilayah Tukka dan Hutanabolon, sementara tim posko bergerak ke lokasi kejadian untuk koordinasi lapangan. Operasi pencarian terus berfokus pada sektor yang dilaporkan masih terdapat warga hilang,” ujar Asa Waruwu.

Wilayah Belum Bisa Diakses

Akses ke beberapa lokasi masih terputus, terutama ruas Jalan Lintas Kabupaten di Aek Tolang, Jembatan Pandan–Carita, dan Jembatan Anggoli di jalur nasional. Sejumlah infrastruktur rusak berat, termasuk sekolah di Aek Kolang serta kantor camat dan fasilitas publik lainnya.

Wilayah yang Mulai Surut

Sejumlah area telah dapat dilalui karena banjir mulai surut, antara lain Sibuluan Raya, sebagian Kota Sibolga, Sarudik, Pandan, AMD, dan kawasan Pesantren.

Lokasi Evakuasi

Pengungsian tersebar di GOR Pandan (Tapteng); SMPN 5 Parombunan dan Posko Terpadu Gedung Nasional (Sibolga); serta Bhayangkara dan sejumlah lokasi desa di Tapsel. Warga juga ditampung di tenda darurat, aula Bank Indonesia, Masjid Istiqomah, Aula HKBP Sibolga Hutajulu, Masjid Taqwa Muhammadiyah, serta beberapa titik pemukiman di Sibolga.

Potensi SAR Gabungan

Kekuatan personel terdiri dari Pos SAR Sibolga, ABK KN Nakula, Kansar Nias, Pos SAR Simeulue, BPBD, Polres, Kodim, Polairud, KP Antareja, serta Mabes Airud.

Kendala di Lapangan

Tim masih menghadapi pemadaman listrik, gangguan jaringan komunikasi, wilayah terisolasi, cuaca ekstrem, risiko longsor susulan, jalur darat terputus, serta tumpukan lumpur dan material banjir.

Alut dan Peralatan

Operasi didukung Rescue Car I & II, sekoci KN Nakula, LCR dengan mesin 30 PK, peralatan SAR air, mountaineering, medis, alat komunikasi, drone, APD, serta kantong jenazah.

Foto : Tim Sar Gabungan Terus Berupaya Keras Mengevakuasi Korban dari Lokasi Bencana Banjir dan Longsor.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Abah Elang Soroti Rapor Merah Ketenagakerjaan Satu Tahun Ratu Zakiyah

2 Mei 2026 - 13:19 WIB

Arif Rahman Beri Kursi Roda untuk Warga Lumpuh saat Reses di Pandeglang

2 Mei 2026 - 13:13 WIB

Agus Syarifudin Jadi Ketua Mitra Cai Tarunajaya, Fokus Ketahanan Pangan

1 Mei 2026 - 12:35 WIB

Polres Tangerang Selatan Siap Amankan May Day 2026

1 Mei 2026 - 12:33 WIB

Pupuk Kaltim Gandeng Mabes Polri Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan

29 April 2026 - 11:37 WIB

Dihari Puncak Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62, Lapas Gunungsitoli Berbagi Bansos ke WBP

28 April 2026 - 13:53 WIB

Trending di Daerah