Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Kesehatan · 23 Jul 2024 14:27 WIB ·

TPT dan Pagar RSUD Cilograng Jebol


TPT dan Pagar RSUD Cilograng Jebol Perbesar

Lebak | Harianmerdeka

Tembok penahan tanah (TPT) dan pagar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilograng, Kabupaten Lebak jebol dan ambruk. Padahal TPT dan pagar tersebut baru saja dibangun sekitar satu tahun lalu, namun karena tidak kuat menahan air hujan yang turun beberapa hari terakhir ini, maka TPT pun jebol untuk ketiga kalinya dalam setahun.

“Tembok penahan tanah RSUD Cilograng kembali jebol, kejadian itu setidaknya terjadi dalam satu tahun terakhir ini. Tentu saja ini sangat mengkhawatirkan, baru setahun dibangun sudah rusak kembali,” kata Tokoh Pemuda Kecamatan Cilograng, Hasan Sadeli, kepada wartawan, Senin (22/07/2024).

Kata Hasan Sadeli, dengan jebolnya TPT tersebut dirinya merasa khawatir dengan keselamatan warga yang melewati gedung RSUD Cilograng. Hal itu dikarenakan lokasi rumah sakit kebanggaan warga Lebak Selatan itu berada di daerah ketinggian, dan jalan umum yang biasa dilewati warga tepat berada dibawah gedung rumah sakit.

Pihaknya kata Hasan, merasa aneh dengan pembangunan RSUD Cilograng. Karena, sejak dibangun masih saja terjadi kerusakan, selain TPT dan pagar jebol, dibeberapa titik bangunan terlihat sudah mengalami keretakan.

Padahal, anggaran yang digunakan untuk pembangunan RSUD Cilograng tahap ll itu sangat besar, yakni sebesar Rp14 Milyar yang berasal dari APBD l Provinsi Banten. Hasan meyakini jika jebolnya TPT dan pagar itu diakibatkan oleh kualitas pekerjaan yang tidak maksimal, serta kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh Dinkes Banten.

“Kami khawatir jebolnya TPT itu menyebabkan korban. Karena letak rumah sakitnya kan berada diatas perbukitan, sedangkan jalan raya berada tepat dibawahnya, kejadian jebolnya TPT ini sudah ketiga kalinya selama setahun,” ucap Hasan Sadeli lagi.

Kerusakan TPT dan pagar rumah sakit itu kata Hasan sangat berat. Karena retakan akibat jebolnya TPT itu sangat panjang dan luas, sehingga kemungkinan harus diperbaiki secara keseluruhan, dan tidak bisa tambal sulam.

Hasan Sadeli meminta agar pihak pelaksana kegiatan pembangunan RSUD Cilograng segera turun tangan untuk memperbaiki TPT dan pagar yang jebol. Atas kejadian itu ia menilai jika pihak pelaksana mengerjakan pembangunan rumah sakit itu dengan asal asalan, hal itu terlihat dari kejadian jebolnya TPT yang tiga kali selama satu tahun.

Sementara itu, Camat Cilograng, Suhendi membenarkan jika TPT dan pagar RSUD Cilograng jebol. Pihaknya meminta agar pihak pelaksana segera melakukan perbaikan, sehingga kejadian yang tidak diinginkan dapat dihindari.

“Saya sudah melihat kondisi TPT dan pagar itu, kondisinya sangat memprihatinkan, karena kerusakannya cukup panjang dan lebar. Jika tidak segera dilakukan penanganan, maka bukan tidak mungkin tembok tembok yang ada bisa berjatuhan ke jalan raya,” kata Camat Cilograng. (Jat/eem/ris)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Curhat Keluarga Pasien soal RSUD Thomsen Nias Ramai di Medsos, Ini Klarifikasi Rumah Sakit

25 Mei 2026 - 12:11 WIB

Dinkes Tangsel Ingatkan Warga Bahaya Penyakit Virus Hantavirus, Perhatikan Lingkungan

18 Mei 2026 - 10:48 WIB

Mengenal Hantavirus: Ancaman Kesehatan dari Paparan Tikus yang Perlu Diwaspadai

12 Mei 2026 - 17:08 WIB

Benyamin Targetkan Penurunan Stunting Hingga 2027 Harus Tercapai

5 Mei 2026 - 14:56 WIB

PJR Polda Banten Gerak Cepat Evakuasi Balita Kritis ke RS

12 April 2026 - 21:32 WIB

Sinergi Medis: Residen Senior PPDS FK USU Resmi Bertugas di RSUD dr. M. Thomsen Nias

4 Maret 2026 - 14:35 WIB

Trending di Daerah