Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Daerah · 27 Des 2025 22:32 WIB ·

Tumpukan Sampah Masih Terlihat di Tangsel, Bau Menyengat Ganggu Lalu Lintas


Tumpukan Sampah Masih Terlihat di Tangsel, Bau Menyengat Ganggu Lalu Lintas Perbesar

TANGSEL | Harian Merdeka

Persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) belum sepenuhnya teratasi. Hingga Sabtu (27/12/2025) pagi, gunungan sampah masih tampak di sejumlah titik dan menimbulkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas warga serta lalu lintas kendaraan.

Pantauan di Jalan Aria Putra, Ciputat, sekitar pukul 09.45 WIB, terlihat tumpukan sampah yang sebagian ditutup terpal. Meski demikian, bau tidak sedap masih tercium kuat. Sejumlah sampah bahkan terlihat berada di luar terpal dan memakan sebagian badan jalan.

Kondisi serupa juga terlihat di kawasan samping Pasar Cimanggis. Gunungan sampah di lokasi tersebut menutup sebagian lajur kendaraan sehingga memicu kemacetan. Sejumlah pengendara tampak memperlambat laju kendaraan sambil menutup hidung akibat bau menyengat.

Di beberapa titik lain di Tangsel, sampah juga terlihat menumpuk di pinggir jalan, dibungkus plastik dan karung, menambah daftar lokasi terdampak persoalan kebersihan.

Masalah sampah di Tangsel belakangan menjadi sorotan publik. Pemerintah Kota Tangerang Selatan sempat menutup sebagian tumpukan sampah dengan terpal sebagai langkah sementara untuk mengurangi bau.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kondisi tersebut. Ia menegaskan penutupan sampah dengan terpal hanya bersifat sementara sambil menunggu penataan pengelolaan sampah di hilir.

“Pertama-tama, kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Tangerang Selatan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saya memahami keresahan warga karena persoalan sampah menyangkut langsung kenyamanan dan kesehatan,” ujar Benyamin kepada wartawan, Selasa (16/12/2025).

Benyamin mengatakan kawasan flyover Ciputat menjadi fokus perhatian Pemkot Tangsel agar persoalan serupa tidak kembali terulang.

“Penutupan dengan terpal dan penyemprotan antibau hanya bersifat sementara. Dalam jangka pendek, sampah di lokasi tersebut sudah dilakukan pengangkutan secara bertahap,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyatakan sebagian sampah telah diangkut oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan dibawa ke tempat pengolahan sampah reduce reuse recycle (TPS3R) sebagai solusi sementara.

“Saat ini sudah mulai diangkut di beberapa wilayah. Saya minta arahan ke Dinas Lingkungan Hidup manfaatkan TPS3R dulu yang ada. Nanti TPS3R itu hanya sementara saja, setelahnya baru kita angkat ke TPA Cipeucang,” kata Pilar, Selasa (16/12/2025).

Sebagai bagian dari penanganan jangka menengah, Pemkot Tangsel juga tengah melakukan penataan di TPA Cipeucang. Upaya tersebut meliputi penataan landfill dengan metode terasering untuk mencegah longsor, pembangunan bronjong, pembukaan akses jalan menuju landfill 4, serta pembebasan lahan yang akan digunakan sebagai material recovery facility (MRF).(Fj)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gempa M5,9 Guncang Nias Utara, Warga Gunungsitoli Terbangun, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

20 April 2026 - 13:10 WIB

FPRMI Gelar Open Golf Tournament 2026, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan di Momentum HPN

18 April 2026 - 20:39 WIB

Polres Nias Terbitkan SP2HP, Dugaan Pungli di SMKN 1 Idanogawo Mulai Diusut

18 April 2026 - 20:33 WIB

Egi Hendrawan: Sekolah Gratis Andra Soni Investasi Putus Rantai Kemiskinan

18 April 2026 - 20:14 WIB

Pilar Terjun Langsung Tinjau Titik Banjir dan Longsor Akibat Hujan Ekstream

16 April 2026 - 12:13 WIB

Layanan Perumda TKR Kabupaten Tangerang Makin Top di Usia 50 Tahun.

16 April 2026 - 12:04 WIB

Trending di Daerah