Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Internasional · 22 Jan 2026 16:26 WIB ·

Di Tengah Hasrat Trump Kuasai Greenland, RI Pastikan WNI Nihil


Di Tengah Hasrat Trump Kuasai Greenland, RI Pastikan WNI Nihil Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal maupun menetap di Greenland. Kepastian ini muncul seiring meningkatnya perhatian dunia terhadap wilayah otonom Denmark tersebut.

Juru Bicara Kemenlu RI, Yvonne Mawengkang, menyampaikan informasi itu berdasarkan laporan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kopenhagen.

“Data dari KBRI Copenhagen menunjukkan saat ini tidak ada WNI yang tinggal atau menetap di Greenland,” ujar Yvonne, Kamis (22/1/2026).

Kemenlu Aktif Pantau Perkembangan Global

Meski tidak terdapat WNI di Greenland, Kementerian Luar Negeri tetap memantau dinamika geopolitik internasional secara aktif. Langkah ini menjadi bagian dari upaya antisipasi pemerintah terhadap potensi dampak global.

“Kementerian Luar Negeri terus memantau secara dekat perkembangan situasi di Greenland,” kata Yvonne.

Ia menegaskan pemantauan ini penting untuk memastikan kesiapsiagaan pemerintah apabila situasi internasional berubah secara signifikan.

Pernyataan Trump Picu Sorotan Dunia

Perhatian internasional terhadap Greenland meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyuarakan ambisinya untuk menguasai wilayah tersebut. Sejak kembali menjabat pada Januari 2025, Trump beberapa kali menyampaikan keinginan memperluas wilayah Amerika Serikat.

Trump bahkan membagikan gambar peta Amerika Serikat yang mencakup Greenland, Kanada, dan Venezuela melalui platform Truth Social pada Selasa (20/1/2026). Unggahan tersebut langsung memicu perbincangan luas di tingkat global.

Greenland Dinilai Strategis bagi AS

Greenland merupakan wilayah otonom Denmark yang memiliki posisi strategis di kawasan Arktik. Trump menilai penguasaan wilayah itu penting untuk menjaga kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat.

Ia juga sempat menyatakan tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer untuk mengambil alih Greenland. Selain itu, Trump mengancam akan menerapkan tarif terhadap negara-negara Eropa yang menentang rencananya.

Namun, dalam pernyataannya di sela Konferensi Tingkat Tinggi di Davos, Swiss, Rabu (21/1/2026), Trump menegaskan tidak akan menggunakan kekerasan.

“Kita mungkin tidak akan mendapatkan apa pun kecuali saya memutuskan menggunakan kekuatan dan paksaan yang berlebihan. Namun, saya tidak akan melakukan itu,” ujar Trump.

Pemerintah Tegaskan WNI Nihil di Greenland

Di tengah dinamika geopolitik tersebut, Kementerian Luar Negeri RI kembali menegaskan tidak ada WNI di Greenland. Pemerintah memastikan pemantauan situasi internasional tetap berjalan secara berkelanjutan.

Langkah ini bertujuan menjaga kesiapan perlindungan WNI, meskipun saat ini tidak ada warga Indonesia yang berada di wilayah tersebut. (rhm)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

​ANFREL: Revolusi Gen Z di Bangladesh Jadi Simbol Kebangkitan Demokrasi Asia

15 Februari 2026 - 01:53 WIB

Dari Hary Tanoe hingga Jokowi, Nama Tokoh Indonesia Disorot dalam Epstein Files

4 Februari 2026 - 14:58 WIB

Gencatan Senjata Dilanggar Israel

2 Februari 2026 - 17:02 WIB

Gaza Dibombardir, IndexPolitica Nilai Diplomasi RI Tak Berdampak

2 Februari 2026 - 15:19 WIB

Jakarta dan Canberra Satukan Barisan Lawan Terorisme hingga Kejahatan Siber

29 Januari 2026 - 16:13 WIB

Siswa SMP Indonesia Raih Best Delegate AYIMUN ke-20 di Malaysia, Soroti Perlindungan Anak di Era Digital

28 Januari 2026 - 14:49 WIB

Trending di Internasional