JAKARTA | Harian Merdeka
16 duta besar negara sahabat dan perwakilan PBB akan menghadiri Festival Pacu Jalur Mendunia, di tepian Tepian Narosa, Kuantan Singingi. Event ini rencananya akan dibuka oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Pejabat-pejabat yang hadir adalah Bapak Wapres yang besok akan melaksanakan flag off, kemudian Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon,” ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Anom Karibianto, dikutip detik, Selasa (19/8).
Ia menjelaskan, sejumlah duta besar dan perwakilan mancanegara juga akan hadir menyaksikan event terbesar se-Provinsi Riau ini. Mereka adalah duta Besar (Dubes) Bangladesh, Dubes Fiji, Dubes Rwanda, Dubes Bosnia, Dubes Mozambik, utusan dari PBB, Duta Besar Persia, Dubes Bulgaria, Konsulat Jenderal Malaysia, Dubes Kenya, Dubes Azerbaijan, Dubes Uni Emirat Arab (UEA), Dubes Yordania, dan Dubes Angola.
Kombes Anom meminta dukungan masyarakat agar pelaksanaan Pacu Jalur yang akan dibuka pada Rabu (20/8) besok berjalan baik dan lancar serta meningkatkan citra Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Kuansing.
Polda Riau sendiri telah melaksanakan sejumlah rangkaian kegiatan pra kondisi demi menyukseskan Pacu Jalur ini. Salah satunya adalah operasi penambangan emas tanpa izin (PETI) yang berada di wilayah Kuansing.
Operasi yang digelar tanggal 31 Juli-13 Agustus 2025 ini bertujuan untuk mengembalikan kualitas air Sungai Kuantan, terutama menjelang Pacu Jalur. Berkat operasi kolaborasi Polda Riau dan Polda Sumatera Barat (Sumbar), Sungai Kuantan kini jauh lebih jernih.
“Operasi cipta kondisi ini terselenggara berkat kolaborasi Polda Riau, Polda Sumbar, serta dibantu Pemda dan stakeholders terkait, TNI, hingga tokoh adat dan masyarakat yang akhirnya kita bisa menciptakan venue yang saat ini kondisinya membaik,” katanya.
“Bahkan di beberapa postingan disebut ini kondisinya seperti 20 tahun lalu yang air Kuantan ini menjadi sangat bersih dan siap untuk melaksanakan Pacu Jalur,” sambungnya.
Lebih lanjut Kombes Anom menuturkan, pentingnya peningkatan kualitas air di Sungai Kuantan. Itu mengingat Pacu Jalur kini mendunia, di samping isu lingkungan hidup juga yang kerap menjadi sorotan internasional. Dengan operasi ini, diharapkan menjaga citra dan marwah bangsa di mata dunia.
“Jadi kita menjaga marwah penyelenggaraan Pacu Jalur yang mendunia ini dengan menyediakan kondisi air sungai yang membaik,” tuturnya. (jr)







