Menu

Mode Gelap
Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam

Event · 16 Jan 2026 17:51 WIB ·

Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam


Isra Miraj Jadi Momentum Pertobatan Ekoteologis, Menag Ajak Umat Berhenti Merusak Alam Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka
Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya ekoteologi dalam peringatan Isra Miraj. Ia menyampaikan pesan tersebut saat memberikan sambutan pada Peringatan Isra Miraj Tingkat Kenegaraan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (15/1/2026) malam.

Sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin mengajak umat Islam menjadikan Isra Miraj 1447 Hijriah sebagai momentum pertobatan ekologis. Menurutnya, kesalehan ritual seperti salat harus berjalan seiring dengan kesalehan sosial dan kepedulian terhadap kelestarian alam.


Isra Miraj dan Tanggung Jawab Menjaga Alam

Nasaruddin menjelaskan bahwa manusia memikul amanah sebagai khalifah di bumi. Peran tersebut, kata dia, bukan untuk mengeksploitasi alam secara berlebihan, melainkan untuk menjaga dan merawatnya.

“Menjadi khalifah berarti menjaga amanah, bukan menguasai bumi secara serakah. Karena itu, Isra Mikraj layak menjadi momentum pertobatan ekologis. Berhenti merusak, mulai merawat, dan menghadirkan rahmat bagi alam semesta,” ujar Nasaruddin, dikutip dari laman Kementerian Agama.


Pesan Spiritual Harus Berdampak Nyata

Lebih lanjut, Menag menyoroti relevansi ajaran agama di tengah meningkatnya bencana alam di Indonesia. Ia menilai perjalanan spiritual dalam peristiwa Isra Miraj tidak berhenti pada dimensi langit, tetapi harus memberi dampak nyata bagi kehidupan di bumi.

Menurutnya, nilai-nilai spiritual harus mendorong umat untuk bersikap lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan demikian, ajaran agama tidak hanya tercermin dalam ibadah ritual, tetapi juga dalam upaya menjaga keseimbangan alam.(tfk/con)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

​Masyarakat Tak Perlu Khawatir, BPOM Pastikan Kualitas Pangan MBG Teruji Klinis

14 Februari 2026 - 20:45 WIB

Kinerja Kapolri Tuai Apresiasi dari Presiden Prabowo

13 Februari 2026 - 16:44 WIB

Presiden Prabowo Anugerahkan Satyalencana Wira Karya kepada Kapolda Metro Jaya

13 Februari 2026 - 16:09 WIB

“Polisi Rakyat” Bukan Sekadar Kata, Ini Arahan Tegas Kapolri Pedomani Prabowo

13 Februari 2026 - 15:14 WIB

Prabowo Resmikan SPPG Polri di Palmerah: Negara Dekat dengan Warga

13 Februari 2026 - 15:03 WIB

1.500 SPPG Siap Berdiri di Seluruh Indonesia, Polri Fokus Layanan Masyarakat

13 Februari 2026 - 14:40 WIB

Trending di Nasional