Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Kriminal · 10 Jul 2025 10:45 WIB ·

700 Ribu Data Kemhan Diretas


700 Ribu Data Kemhan Diretas Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Kementerian Pertahanan (Kemhan) melakukan investigasi dugaan kebocoran 700 ribu data milik individu di kementerian tersebut. Dugaan kebocoran sebelumnya beredar di dunia maya.

“Kemhan saat ini sedang melakukan investigasi bersama tim teknis keamanan siber dan satuan kerja terkait,” ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen Frega Ferdinand Wenas, dikutip cnnindonesia, Rabu (9/7).

Ia menegaskan, pihaknya tetap berkomitmen menjaga kerahasiaan data sesuai Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (PDP), serta akan mengambil langkah penguatan sistem.

“Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak terprovokasi, dan menunggu informasi resmi lebih lanjut setelah penelusuran internal selesai dilakukan,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam unggahan di media sosial X, seorang peretas dengan nama samaran “DigitalGhost” mengklaim telah membocorkan sebuah basis data yang berisi data pribadi milik 700.000 individu dari Kemhan.

“Seorang pelaku ancaman yang menggunakan alias ‘DigitalGhost’ mengklaim telah membocorkan basis data yang berisi data pribadi 700.000 individu dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (KEMHAN RI),” demikian cuitan @H4ckmanac di X, Rabu (9/7).

Data yang dibocorkan tersebut dilaporkan mencakup informasi sensitif seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor peserta, nama lengkap, tanggal ujian, sesi ujian, lokasi ujian, posisi/jabatan yang dilamar, serta unit penempatan yang berkaitan dengan proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kemhan.

Belum diketahui pasti siapa DigitalGhost yang diduga menyerang database Kemenhan.

Mengutip berbagai sumber, DigitalGhost bukanlah individu atau kelompok yang dikenal luas. Istilah ini samar dan dapat merujuk pada berbagai entitas.

Istilah DigitalGhost juga dapat digunakan dalam arti yang lebih umum untuk menggambarkan hacker atau individu anonim yang beroperasi di ranah digital tanpa mengungkapkan identitas mereka. (jr)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Aktivis Ungkap Indikasi Permufakatan “Jahat” PPK Dinas LH Kota Tangerang.

25 Juni 2026 - 15:01 WIB

Pemda Banten “Gandeng” KPK Dalam Pengawasan Pengadaan Bar- Jas.

25 Juni 2026 - 10:02 WIB

Misteri Tewasnya Siswi SMK di Alasa Talumuzoi 53 Saksi Diperiksa, Penyidik Tunggu Hasil Labfor Medan

24 Juni 2026 - 10:24 WIB

Buntut Penyekapan 3 Tahun di Bandung, Rano Alfath Desak Polda Jabar Tangkap Pelaku

23 Juni 2026 - 13:45 WIB

Kasus Penyekapan Wanita di Cileunyi, Ketua Komisi III DPR Minta Tindak Tegas

22 Juni 2026 - 11:11 WIB

Ketua DPRD Serang Evaluasi Kinerja OPD Terkait Sengkarut TPT dan SiLPA Rp125 Miliar

21 Juni 2026 - 21:51 WIB

Trending di Pemerintahan