Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Jakarta · 30 Okt 2024 10:02 WIB ·

Pramono-Rano akan Bentuk Pasukan Putih


Pramono-Rano akan Bentuk Pasukan Putih Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Pasangan Pilgub Jakarta nomor urut 03, Pramono Anung-Rano Karno akan membentuk Pasukan Putih untuk membantu para lanju usia (lansia) yang ingin berobat ke puskesmas.

Pasukan putih, lanjut Pramono, bertugas menjembatani lansia denan puskesmas yang ada di sekitar tempat tinggalnya. Mereka merupakan anggota tenaga kesehatan di Jakarta.

“Pasukan Putih tadi membantu untuk para lansia yang sedang sakit, tidak sehat, butuh pengobatan, diantar BPJS-nya,” ujar Pramono saat mengunjungi kawasan Kebayoran Lama, Jaksel, dikutip Selasa (29/10).

Lebih lanjut, Pramono memaparkan, pembentukan Pasukan Putih dilakukan setelah ditemukannya beberapa masalah dalam pelayanan kesehatan untuk lansia di beberapa wilayah.

Dengan Pasukan Putih, diharapkan permasalahan tersebut dapat teratasi, bahkan jika perlu dilakukan sistem jemput bola. “Karena lansia perlu pelayanan juga di rumah masing-masing, maka kami akan adakan jemput bola,” tandasnya.

Selain pembentukan pasukan putih, Pramono juga berencana memasang kamera pengawas atau CCTV pada semua wilayah dalam upaya mengurangi potensi tawuran warga.

Pemasangan CCTV merupakan salah satu program unggulan Pramono Anung-Rano Karno. Pasangan itu mengklaim CCTV dapat mengurangi angka kriminalitas di Jakarta.

“Saya yakin kalau CCTV ada di mana-mana, pasti tawuran itu akan menurun dengan drastis,” kata Pramono.

 Meski begitu, mantan Sekretaris Kabinet ini mengakui untuk menekan angka kriminalitas tetap harus dibarengi dengan edukasi ke masyarakat.

Ia menyampaikan, jika tindakan kriminal seperti tawuran masih terjadi secara berulang, kondisi ini disebutnya perlu menjadi catatan khusus dan harus ditindak oleh aparat penegak hukum.

“Kalau berulang dan enggak bisa disadarkan, ya kami menyerahkan ini kepada aparat penegak hukum, supaya dilakukan upaya hukum, supaya orang jera,” ucap Pramono.

program CCTV, Pramono pernah membahasnya saat debat pertama Pilkada Jakarta. Menurut politikus PDIP itu, program CCTV merupakan permintaan warga terhadap dirinya saat berkampanye ke sejumlah wilayah.

 “Kami melakukan belanja masalah di bawah. Rakyat ingin mereka menjadi lebih aman,” ujar Pramono dalam sesi tanya jawab debat pertama.

Menurut Pramono, kebijakan memasang CCTV itu merupakan langkah preventif pemerintah. Dia mengatakan bahwa kebijakan ini juga harus dibarengi dengan kerja sama dengan pihak terkait seperti aparat penegak hukum. Pramono juga optimis program ini akan terealisasi dengan mudah di Jakarta. Dia ingin memasang CCTV di setiap RT dan RW untuk menjamin keamanan dan mengurangi tindak kejahatan. (jr)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dipimpin Sufmi Dasco, Paripurna DPR Resmi Sahkan Revisi UU P2SK

4 Juni 2026 - 13:45 WIB

Adaptasi dengan Perubahan Tatanan Global dan Evolusi Kecerdasan Buatan

4 Juni 2026 - 12:22 WIB

Tanggapi Penggeledahan Kantor BGN, Dasco: Kita Serahkan ke Penegak Hukum

3 Juni 2026 - 15:05 WIB

Kritik Istilah ‘Durhaka’ Wakil Bupati Serang, Pengamat: Pakai Aturan Hukum

3 Juni 2026 - 10:43 WIB

Marwan Jafar: Urus Domestik Dulu, Jangan Genit MBG ke Luar Negeri

2 Juni 2026 - 16:38 WIB

Firman Soebagyo Usul Lingkungan Pemda hingga Pusat Rutin Baca Pancasila

2 Juni 2026 - 12:02 WIB

Trending di Politik