Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Bisnis · 20 Nov 2024 11:49 WIB ·

Bos-Bos Perusahaan Pelat Merah Bakal Merapat ke BP Danantara


Bos-Bos Perusahaan Pelat Merah Bakal Merapat ke BP Danantara Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Bos-bos perusahaan BUMN bakal merapat ke kantor Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BP Danantara). Pemanggilan Direksi BUMN ini menyusul rencana peralihan BUMN ke badan investasi baru tersebut.

Informasi yang diterima menyebutkan, Selasa (19/11), Dewan Direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dijadwalkan bertemu dengan manajemen BP Danantara.

Disusul Direksi PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN dan PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID diagendakan pada esok hari.

Sedangkan, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Pertamina (Persero) pertemuan dijadwalkan pada pekan depan.

Pertemuan bos-bos perusahaan plat merah dan petinggi BP Danantara akan berlangsung di gedung Sentra Mandiri, Cikini, Jakarta Pusat, yang kini menjadi kantor utama lembaga baru itu.

“Sejumlah BUMN akan dipanggil terkait dengan Danantara. Lokasi Kantor Danantara di Jl. RP. Soeroso no 2-4. Di maps: Sentra Mandiri,” demikian bunyi keterangan resmi.

Pada tahap awal, BP Danantara bakal menaungi tujuh BUMN. Di fase ini, dana kelolaan diperkirakan bisa mencapai USD600 miliar atau setara Rp9.520 triliun (kurs Rp15.880 per USD).

BUMN yang dinaungi di antaranya Bank Mandiri, Bank BRI, PLN, Pertamina, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), Telkom Indonesia, dan MIND ID.

Berikut rincian asset under management (AUM) dari tujuh BUMN yang bakal dinaungi yakni Bank Mandiri senilai Rp2.174 triliun, BRI sebesar Rp1.965 triliun, dan Rp1.671 triliun dari PLN.

Kemudian, Pertamina Rp1.412 triliun, Bank BNI Rp1.087 triliun, Rp318 triliun berasal dari Telkom, Rp259 triliun dari MIND ID, dan Rp163 triliun dari INA.

Selain itu, BP Danantara juga membawahi Indonesia Investment Authority (INA). Peleburan INA ke BP Danantara menjadikan dana kelolaan atau asset under management (AUM) berada di angka USD10,8 miliar. Jumlah ini baru tahap awal dan berasal dari INA.

Pemerintah juga bakal mengalihkan pengelolaan special mission vehicles (SMV) kepada BP Danantara. Saat ini, SMV masih di bawah kontrol Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Adapun total asset under management yang bakal dikelola BP Danantara USD982 miliar atau setara Rp15.584 triliun. (jr)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kemendag Jembatani Pelaku Usaha Indonesia dengan Buyer dari Lima Negara, Buka Peluang Ekspor ke Pasar Nontradisional

23 Juni 2026 - 13:28 WIB

Kebijakan SPK TKBM di KSOP Satui Disorot, Pengguna Jasa Nilai Ganggu Kenyamanan Berusaha

22 Juni 2026 - 14:42 WIB

Produk Halal Unggulan Indonesia Unjuk Gigi di Halal Expo Canada 2026

21 Juni 2026 - 21:32 WIB

Pakar Ekonomi : UMKM Harus Siap Bersaing di era Ekonomi Digital Hadapi Persaing Poduk luar

19 Juni 2026 - 16:48 WIB

Saham PSKT Respons Positif Penunjukan Eka Sastra Sebagai Dirut

19 Juni 2026 - 14:58 WIB

Arif Rahman: Kadin Bukan Sekadar Wadah, Harus Jadi Penggerak Ekonomi

19 Juni 2026 - 14:54 WIB

Trending di Bisnis