Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Ekbis · 19 Mar 2025 11:23 WIB ·

Perputaran Uang Selama Libur Lebaran Menurun


Perputaran Uang Selama Libur Lebaran Menurun Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka

Perputaran uang selama libur Idul Fitri 1446 Hijriah diprediksi mencapai Rp 137,97 triliun. Angka ini menurun dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp 157,3 triliun.

Penurunan ini sejalan dengan berkurangnya jumlah pemudik yang diperkirakan hanya 146,48 juta orang atau turun 24 persen dibandingkan 193,6 juta pemudik pada 2024.  

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang menjelaskan bahwa prediksi perputaran uang tersebut didasarkan pada asumsi jumlah pemudik yang terdiri dari sekitar 36,26 juta keluarga.

Setiap keluarga diperkirakan membawa uang rata-rata Rp 3,75 juta, naik 10 persen dibandingkan tahun lalu. Jika dana yang dibawa meningkat menjadi Rp 4 juta per keluarga, maka perputaran uang bisa mencapai Rp 145,04 triliun.  

“Meski rata-rata uang yang dibawa pemudik meningkat, jumlah pemudik yang menurun cukup signifikan, sehingga perputaran uang tahun ini juga ikut turun dibandingkan tahun lalu. Namun, angka ini masih bisa bertambah jika belanja masyarakat lebih besar dari perkiraan,” ujar Sarman, dikutip republika, Selasa (18/3).  

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan perputaran uang selama libur Lebaran tahun ini. Salah satunya adalah jarak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang berdekatan dengan Idul Fitri, sehingga banyak masyarakat yang telah mengalokasikan anggaran liburan pada akhir tahun lalu dan memilih tidak mudik saat Lebaran.

Selain itu, kondisi ekonomi yang menantang membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam mengatur pengeluaran, terutama dengan adanya kebutuhan biaya sekolah di tahun ajaran baru.  (jr)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Manajemen Baru Pelindo Hasilkan Kepuasan Pelanggan Pelindo

30 April 2026 - 20:08 WIB

Produksi Solid Kuartal I 2026, PKT Catat Capaian 2,14 Juta Ton

29 April 2026 - 16:50 WIB

Forum Pemred Multimedia dan MitMe.id Jalin Kerjasama Strategis Monetisasi dan Penguatan Brand Media Nasional dan Daerah

28 April 2026 - 13:22 WIB

Pemerintah Genjot Digitalisasi Koperasi Desa

27 April 2026 - 13:33 WIB

Lurah Dedi : Koperasi Merah Putih Jurangmangun Barat Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

24 April 2026 - 13:42 WIB

DJP Gencar Kejar Pajak di Sektor Digital, Jam Tangan hingga Rumah Mewah

21 April 2026 - 17:11 WIB

Trending di Ekbis