Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Politik · 20 Mar 2025 10:47 WIB ·

Andra Soni: Pemprov Komitmen Dukung Investasi Bisa Maksimal


Andra Soni: Pemprov Komitmen Dukung Investasi Bisa Maksimal Perbesar

BANTEN | Harian Merdeka

Gubernur Banten, Andra Soni menegaskan, Provinsi Banten komitmen mendukung para investor yang berinvestasi di Provinsi Banten bisa maksimal. 

Investasi masuk menggerakkan perekonomian dan menumbuhkan perekonomian Provinsi Banten.

Hal itu diungkap Andra Soni usai menerima Direktur PT Jaya Dinasti Indonesia (JDI), Mr Yu Dengke dan General Manager, Mr Hwang Yezhi di Rumah Dinas Gubernur Banten, Jl Brigjen KH Syam’un No. 5 Kota Serang, Rabu (19/3/25).

“Hari ini menerima investor dari Provinsi Zhejiang dari Republik Rakyat Tiongkok, salah satu provinsi kaya dengan daerah industrinya,” ungkap Andra Soni.

Dikatakan Andra, PT JDI tertarik berinvestasi di Indonesia berdasarkan pengalaman para pendahulunya.

Selain itu, situasi global dampak perang dagang sebagai kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dengan kebijakan 2.0, harus mencari alternatif-alternatif. 

“Salah satunya memilih Indonesia. Provinsi Banten dengan potensi yang ada, menjadi tempat yang menarik untuk  berinvestasi. Mereka membutuhkan dukungan ekosistem, perizinan. Bersedia memenuhi semua peraturan,” ungkap Andra Soni.

Andra menegaskan, Provinsi Banten komitmen bagaimana investasi di Provinsi Banten dan Indonesia bisa maksimal.

Hal itu bagian upaya dari daerah dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk kreatif dan inovatif menggali potensi daerah. 

“Salah satunya melalui investasi di daerah yang menggerakkan perekonomian untuk tumbuh semakin baik,” ungkapnya.

Provinsi Banten, lanjut Gubernur Andra, sifatnya mempromosikan kabupaten/kota di Provinsi Banten untuk menjadi tujuan investasi para investor.

Diakui Andra, laju pertumbuhan ekonomi (LPE) Provinsi Banten pada tahun  2024 mencapai 4,79, sedikit melambat.

Seiring dengan target pertumbuhan ekonomi Presiden Prabowo Subianto yang ingin  mencapai 8 persen dan untuk keluar dari negara middle income, pihaknya harus melakukan inovasi-inovasi.

“Tentunya dengan tetap memperhatikan dan  tidak boleh melanggar peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Direktur PT JDI Mr Yu Dengke mengatakan, alasan memilih Provinsi Banten karena lokasi dan tenaga kerjanya sangat bagus, sangat cocok.

Hal itu yang mendorongnya untuk investasi di Provinsi Banten.

Dikatakannya, usai lebaran aktivitas sudah dimulai dalam membentuk kawasan industri. Nantinya di dalamnya bakal ada berbagai kegiatan aneka industri, seperti industri garment, di dukung oleh kawasan permukinan, bisnis, dan pariwisata. Setelah operasional maksimal, diperkirakan mampu menyerap 50 – 100 ribu pekerja.

Seperti dijelaskan Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Banten, Virgojanti, investasi yang direncanakan utk pengembangan  kawasan Industri oleh PT JDI   mencapai Rp650 miliar.

Modal investasi PMA ini akan  Berada di Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Perijinannya sedang berproses melalui OSS pd kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI.

Menurutnya, hadirnya kawasan industri diharapkan akan mendatangkan investasi pada industri dan usaha lainnya. (hed/mas/dam)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

IKA PMII Pakuan: Penataan Wali Kota Bogor Jangan Cekik Ekonomi Rakyat

17 April 2026 - 12:12 WIB

Denny Charter: Kejaksaan Lebih Mumpuni, Saatnya KPK Dibubarkan

17 April 2026 - 12:10 WIB

Soal Pemberitaan Tempo, Nasdem Jabar Ingat Etika Pers dan Kepatutan Ruang Publik

17 April 2026 - 11:58 WIB

​Bantah Isu Gabung Gerindra, Arif Rahman: NasDem Bukan PT Tbk, Kami Punya Mandat Rakyat

14 April 2026 - 17:02 WIB

Kinerja Jeblok, Menteri Pariwisata Didesak Masuk Kotak Reshuffle

14 April 2026 - 14:15 WIB

Di Tengah Wacana Merger Gerindra–NasDem, Nasib Anies Baswedan di 2029 di Ujung Persimpangan

14 April 2026 - 14:10 WIB

Trending di Politik