Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Nasional · 22 Apr 2025 10:45 WIB ·

Ketua DPR Puan Maharani Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Paus Fransiskus


Ketua DPR Puan Maharani Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Paus Fransiskus Perbesar

JAKARTA | Harian Merdeka


Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya pemimpin tertinggi Gereja Katolik sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus. Dalam pernyataannya, Puan mengenang sosok Paus sebagai figur yang penuh kasih, sederhana, dan sangat dihormati lintas agama di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

“Duka mendalam atas berpulangnya Paus Fransiskus. Semoga warisan semangat perdamaian dalam kasihnya selalu hidup di hati umat manusia,” ujar Puan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, kemarin.

Puan juga mengenang kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia pada 3–6 September 2024. Menurutnya, kehadiran Paus disambut antusias oleh masyarakat Indonesia dari berbagai latar belakang agama. Hal itu, kata dia, menunjukkan betapa Paus dicintai bukan hanya oleh umat Katolik, tetapi juga dihargai oleh seluruh umat beragama.

“Sosok Paus yang sangat rendah hati dan penuh kesederhanaan membuat beliau dikagumi oleh masyarakat Indonesia,” katanya.

Tak hanya itu, Puan juga merasa terhormat karena pernah mendapat undangan langsung dari Paus Fransiskus untuk menghadiri World Leaders Summit on Children’s Rights atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pemimpin Dunia tentang Hak Anak di Istana Apostolik, Vatikan, pada awal Februari 2025 lalu. Dalam kunjungan tersebut, Puan hadir bersama Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

“Sebuah kebanggaan bagi saya mendapat undangan dari Paus Fransiskus untuk menghadiri KTT Pemimpin Dunia tentang Hak Anak,” ujarnya.

Pertemuan tersebut menjadi momen bersejarah karena menurut pihak Vatikan, untuk pertama kalinya Paus Fransiskus menerima tamu luar negeri di kediaman pribadinya. Meski dalam kondisi kurang sehat, Sri Paus tetap meluangkan waktu untuk menyambut Puan dan Megawati, sebagai bentuk penghormatan terhadap keluarga Bung Karno.

Puan menilai Paus Fransiskus adalah sosok yang senantiasa menyuarakan perdamaian dan menentang segala bentuk kekerasan dan peperangan. Ia meyakini kepergian Paus adalah duka yang mendalam bukan hanya bagi umat Katolik, tetapi juga bagi umat manusia di seluruh dunia.

“Selamat jalan Bapa Suci, Paus Fransiskus. Semoga warisan semangat Sri Paus dalam kemanusiaan akan terus membawa manfaat dan diteruskan oleh semua umat manusia di muka bumi,” pungkasnya. (tmn/Fj)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sentimen Positif Rupiah Menguat, Pengamat Apresiasi Langkah Taktis Sufmi Dasco

12 Juni 2026 - 16:17 WIB

Dasco: Minggu Depan Rupiah Menguat, Sebaiknya Dolar Dilepas

12 Juni 2026 - 14:16 WIB

Ekonomi Ambles dan Pejabat Korup, Mahasiswa Kosgoro Ancam Reformasi Jilid Dua

12 Juni 2026 - 10:36 WIB

Zulhas: Jumlah SPPG Membengkak, Pemborosan Rp 1 Triliun per Bulan

12 Juni 2026 - 10:30 WIB

Minyakita Dihapus Saat Harga Melejit, Pengamat: Rakyat Miskin Jadi Korban

11 Juni 2026 - 12:52 WIB

Bukan Atur WFH, Sekjen Matahukum Minta Istana Bongkar Tata Kelola Energi

11 Juni 2026 - 12:45 WIB

Trending di Nasional