Menu

Mode Gelap
Tebar Kepedulian, Kuatkan Kebersamaan. Koran Tangerang Raya dan LAN Kota Tangerang Adakan Santunan Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Partai Gema Bangsa Deklarasikan Diri Jadi Kekuatan Politik Baru Terungkap, Timnas Indonesia Jadi Alasan Top Skor Vietnam Pensiun Dini Marsha Aruan Jatuh Hati pada Karakter Renata di Serial Baru Menteri PU Klaim Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera Sudah Teratasi

Politik · 5 Mei 2025 12:02 WIB ·

Bupati Lebak Digeruduk Warga Baduy


Bupati Lebak Digeruduk Warga Baduy Perbesar

LEBAK | Harian Merdeka

Bupati Lebak Hasbi Jayabaya berkomitmen untuk menginventarisasi dan merestorasi 32 gunung di wilayahnya menyusul peringatan dari masyarakat adat Baduy mengenai kerusakan lingkungan yang kian mengkhawatirkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Hasbi saat menerima rombongan masyarakat Baduy dalam prosesi ritual tahunan Seba Baduy di Pendopo Bupati Lebak, Jumat (2/5/2025) malam.

“Ada 32 gunung di Lebak yang perlu direstorasi dan dijaga. Tidak boleh dilebur. Insyaallah saya akan inventaris terlebih dahulu lokasi gunung tersebut,” ujar Hasbi.

Hasbi menegaskan bahwa Seba Baduy bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian masyarakat adat terhadap keseimbangan antara manusia dan alam. Amanat yang disampaikan para tetua adat akan dijadikan masukan penting dalam merumuskan kebijakan lingkungan ke depan.

Salah satu tokoh adat Baduy, Saidi Putra, dalam amanatnya menyoroti dampak kerusakan lingkungan di kawasan Bayah, Lebak, dan Ujung Kulon yang berpotensi memicu bencana alam besar jika tidak segera ditangani.

“Jangan sampai terjadi penyakit alam seperti tsunami atau angin topan. Ini bukan cerita, ini fakta,” kata Saidi usai prosesi.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan aliran air dan hutan agar tidak tercemar atau dirusak oleh aktivitas manusia.

Dalam Seba Baduy 2025, masyarakat adat Kanekes juga menyuarakan harapan agar Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Masyarakat Hukum Adat segera disahkan. Jaro Oom, yang menjabat sebagai Jaro Pamarentahan Baduy, menilai regulasi itu penting untuk menjaga kelestarian wilayah adat mereka.

“Kami hoyong diakui, dilindungi. Hoyong dipercepatna RUU Desa Adat, Perda Adat, baik di tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Nasional,” ujar Jaro Oom saat acara Seba Sabtu (3/5).

Selain perlindungan hukum, masyarakat Baduy juga meminta adanya fasilitas kesehatan yang memadai, khususnya penyediaan obat penawar bisa ular di sekitar wilayah mereka yang sering bersentuhan dengan alam liar.

“Kami ingin difasilitasi untuk akses kesehatan, terutama untuk antisipasi bila ada warga yang digigit ular,” tambah Jaro Oom.

Menanggapi permintaan tersebut, Gubernur Banten Andra Soni yang hadir dalam acara sebagai Bapak Gede, memastikan akan segera menindaklanjuti. Ia memerintahkan Dinas Kesehatan untuk menyediakan serum antibisa ular di puskesmas terdekat dengan wilayah Baduy.

“Untuk obat anti-bisa ular, segera disediakan di puskesmas sekitar desa,” tegasnya.

Andra Soni juga menyatakan bahwa prosesi Seba Baduy harus menjadi tuntunan, bukan sekadar tontonan.

“Mereka datang membawa pesan tentang harmoni dengan alam dan pentingnya menjaga persatuan. Mari jadikan ini sebagai pengingat untuk kita semua,” ujarnya.

Ritual Seba Baduy 2025 sendiri merupakan bagian dari Seba Gede, yang diikuti 1.769 warga Kanekes, termasuk 69 warga Baduy Dalam yang berjalan kaki dari Leuwidamar, Kabupaten Lebak menuju Pendopo Lama Gubernur Banten di Kota Serang. Dalam prosesi itu, masyarakat menyerahkan laksa, simbol persatuan dan hasil panen dari seluruh warga Baduy. (wil)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dipimpin Sufmi Dasco, Paripurna DPR Resmi Sahkan Revisi UU P2SK

4 Juni 2026 - 13:45 WIB

Adaptasi dengan Perubahan Tatanan Global dan Evolusi Kecerdasan Buatan

4 Juni 2026 - 12:22 WIB

Tanggapi Penggeledahan Kantor BGN, Dasco: Kita Serahkan ke Penegak Hukum

3 Juni 2026 - 15:05 WIB

Kritik Istilah ‘Durhaka’ Wakil Bupati Serang, Pengamat: Pakai Aturan Hukum

3 Juni 2026 - 10:43 WIB

Marwan Jafar: Urus Domestik Dulu, Jangan Genit MBG ke Luar Negeri

2 Juni 2026 - 16:38 WIB

Firman Soebagyo Usul Lingkungan Pemda hingga Pusat Rutin Baca Pancasila

2 Juni 2026 - 12:02 WIB

Trending di Politik